Padangnews.com-Anggota jaringan Negara Islam Indonesia (NII) wajib menyetorkan dana sebesar Rp250 ribu perhari kepada pimpinan mereka, kata seorang mantan anggota NII di wilayah Jawa Tengah.
"Selain merekrut anggota baru, setiap anggota NII diharapkan bisa mencari dana. Waktu itu saya ditarget menyetor Rp250 ribu perhari dan jika tidak bisa terpenuhi maka dianggap utang," kata mantan anggota NII berinisial AN, di Magelang, Sabtu (30/4).
Ia mengatakan, untuk mendapatkan dana tersebut anggota NII harus mengedarkan proposal kepada masyarakat yang dianggap mampu. Pencarian dana juga dilakukan dengan mengedarkan kotak amal di warung-warung maupun di ATM.
AN menuturkan, jika pada suatu hari setoran tersebut tidak memenuhi target maka anggota harus mengganti pada hari-hari selanjutnya. Ia menuturkan, untuk memenuhi target setoran tersebut terpaksa harus meminjam uang ibunya dan setelah ditotal mencapai sekitar Rp15 juta.
"Karena sering tidak bisa setor dana sesuai target maka saya meminjam uang ibu untuk menutupnya," katanya.
Ia mengaku menjadi anggota NII sekitar lima tahun waktu kulaih di sebuah perguruan tinggi swasta di Magelang dan keluar pada 2006. Awal mula masuk dalam jaringan tersebut ketika diajak mengaji oleh seorang teman yang kini menjadi istrinya.
Menurut dia, perekrutan anggota NII dengan menggunakan berbagai cara, antara lain dengan menjadikan calon anggota sebagai pacar atau bahkan sebagai suami atau istri. "Pendekatan tersebut lebih mudah untuk masuk ke jaringan NII dengan diawali diajak mengaji atau diskusi, kemudian diajarkan tentang dalil-dalil tentang surga dan neraka," katanya. (Ant/OL-8)
Minggu, 01 Mei 2011
NII Juga Rekrut Anggota melalui Pacaran
NII KW9 Bertahan karena Politisi
Padang news.com-JAKARTA-: Gerakan Negara Islam Indonesia (NII) Komandemen Wilayah (KW) 9 bertahan karena dipelihara oleh elite penguasa. Demikian diutarakan oleh Peneliti Sejarah NII Solahuddin dalam dialog polemik NII dan Radikalisme, Jakarta, Sabtu (30/4).
Pondok Pesantren Al-Zaytun di Indramayu, sebagai basis NII, ujar Solahuddin, memiliki hubungan yang misterius dengan penguasa. Ia pun menyebut beberapa kejanggalan antara hubungan NII-penguasa.
"Salah satu calon presiden agak aneh kalau kita lihat 25 ribu suara itu dialihkan pada 1 kandidat saja. Kalau bukan karena kedekatan hub antara Al-Zaytun dan tokoh-tokoh tersebut tidak mungkin terjadi," tukas Solahuddin.
Selain itu, lanjut Solahuddin, di lokasi Al-Zaytun pun terdapat gedung dengan nama HM Soeharto, mantan Presiden RI. Dan, lanjutnya, keluarga Soeharto banyak menyumbang ke ponpes yang dipimpin AS Panji Gumilang, yang disebutnya sebagai pemimpin NII KW9.
"Kalau nggak salah untuk bangunan itu sekitar 5 miliar," ujar Solahuddin. Itu, katanya, menunjukkan ada kedekatan antara NII KW9 yang dipimpin Panji Gumilang dan para politisi atau mantan-mantan penguasa.
Solahuddin pun menerangkan dua kejanggalan lain yang menandai hubungan dekat NII dengan penguasa. Pada 2008, katanya, polisi di Bandung pernah menangkap 20 orang terkait NII. "Waktu proses di pengadilan sebetulnya mereka mengaku bahwa NII KW9 itu pimpinan Panji Gumilang di Zaytun. Tapi kemudian itu tidak jadi diproses lebih jauh ketika mendekati pemilu (2009)," kata Solahuddin.
Solahuddin menilai hal tersebut karena pengikut NII bisa jadi lumbung suara. Sehingga, lanjutnya, yang terjadi adalah deal-deal politik antara Al-Zaytun dengan penguasa.
"Agak aneh kalau kita lihat 25 ribu suara (di Al-Zaytun) itu dialihkan pada 1 kandidat saja kalau bukan karena kedekatan hubungan antara Al-Zaytun dan tokoh-tokoh tersebut," ujar Solahuddin.
Aktivis Masyarakat Islam Moderat Zuhairi Misrawi menyatakan ideologi untuk mendirikan negara Islam merupakan fenomena Islam kontemporer. "Bukan fenomena Islam Klasik. Dalam Islam Klasik tidak ada pembentukan negara Islam," ujar Zuhairi.
Zuhairi pun menilai perlu dilakukan suatu kontra-ideologi atas pendirian negara Islam. Jawabannya, katanya, adalah Pancasila. (micom/OL-11)
Minggu, 24 April 2011
Ponsel Lokal Tinggalkan Program Bundling
Muhammad Chandrataruna
Padangnews - Industri ponsel merek lokal atau dikenal pula dengan ponsel China memasuki tahun ke empat. Langkah strategis apa yang ditempuh para vendor ponsel merek lokal untuk bisa bertahan di tengah pasar ponsel Tanah Air yang semakin matang?
Menurut Sarwo Wargono, President Direktur PT Konten Indomedia Pratama, pemegang merek Ponsel IMO, konsumen hari ini tidak lagi hanya mencari ponsel dengan harga murah, tetapi juga mempertimbangkan kualitas suatu produk. Tentu saja, ini menjadi komponen yang sensitif bagi vendor ponsel lokal mengingat citra produk mereka cukup buruk karena secara rata-rata kualitasnya pas-pasan.
"Kunci utama agar suatu vendor ponsel merek lokal untuk bisa bertahan adalah menjaga kualitas produk dan mengubah strategi pemasaran di samping pelayanan purna jual," katanya dalam keterangan yang diterima VIVAnews, Rabu 6 April 2011.
"Tahun ini, pasar semakin matang, konsumen semakin cerdas. Beberapa merek lokal sudah menemukan jati dirinya masing-masing. Meski begitu, saya mengakui bahwa ponsel lokal masih menjadi produk alternatif," tandasnya.
Konsumen tidak lagi melihat sebuah ponsel sebagai instrumen yang mewah, atau sebatas alat telekomunikasi. Ponsel hari ini dianggap sebagai instrumen yang menunjang gaya hidup mereka, seperti ponsel fesyen, ponsel game, ponsel bisnis, dan seterusnya.
"Sebab itu, ke depan kami lebih memperhatikan fitur, desain, serta strategi pemasaran. Perlahan-lahan kami juga meninggalkan program bundling bersama operator secara nasional, dan cenderung memasarkannya sendiri tanpa mitra. Meski di daerah-daerah kami tetap menempuh jalur bundling untuk ekspansi pasar," tutur Sarwo.
Tak hanya IMO, sejumlah produsen ponsel merek lokal lain seperti PT FPX Indonesia dengan brand TOOT juga merilis ponsel yang mengandalkan desain stylish dan dual-camera, yaitu ponsel Qwerty seri Q302.
"Kini, ponsel merek lokal tak lagi cuma mengandalkan beragam aplikasi social networking, fasilitas chatting, memori besar hingga 8GB, sampai games dalam sebuah ponsel China berteknologi dual-on GSM. Pada ponsel Qwerty Q302, kami coba mengedepankan desain yang stylish," tutur Direktur Sales dan Marketing TOOT, Salimin, pada keterangan yang berbeda.
Tahun ini, Sarwo mengatakan, pertumbuhan ponsel lokal akan mengikuti pertumbuhan ponsel secara keseluruhan yang diramalkan mencapai 13 persen. Mengutip temuan A.C Nielsen, Sarwo memperkirakan komposisi ponsel merek lokal di pasar bisa menyentuh 50 persen dari jumlah ponsel secara keseluruhan yang tidak kurang dari 30 juta unit. Ponsel IMO sendiri diklaimnya telah menembus peringkat lima besar dari kurang lebih 100 merek lokal.
Apple Kalahkan Nokia
Muhammad Chandrataruna
padangnews - Apple berhasil menyalip Nokia dan menjadi produsen ponsel dengan pendapatan terbesar di dunia. Demikian riset terbaru Strategy Analytics per kuartal pertama tahun 2011, seperti dikutip dari Cellular News, Sabtu 23 April 2011. Dengan begitu, dalam hal pendapatan, Apple kini resmi menjadi vendor terbesar smartphone dan komputer tablet di dunia.
"Kami memperkirakan pendapatan kotor Apple untuk divisi handset, khususnya iPhone, tercatat sebesar US$11,9 miliar (setara Rp102,5 triliun) pada kuartal pertama tahun 2011," kata Alex Spektor, salah satu analis senior di Strategy Analytics.
"Apple melampaui Nokia untuk pertama kali, yang mana mengantungi pendapatan lebih kecil sebesar US$9,5 miliar dari total pendapatan grosir," ucap Spektor. "Dengan volume produksi yang besar dan harga grosir yang tetap tinggi, Apple diprediksi akan menggeser posisi Nokia secara keseluruhan dalam waktu kurang dari empat tahun."
Sementara itu, Direktur Strategy Analytics Neil Mawston mengatakan bahwa Apple kini tak hanya menjadi raja ponsel terbesar di dunia saja, tetapi juga di lini smartphone dan komputer tablet. Ekosistem yang dibangun Apple selama ini, meliputi piranti lunak, piranti keras, dan service, terbukti sangat menguntungkan dan kian populer di dunia.
Namun, bagaimanapun 'perang' terus berlanjut. Persaingan semakin kuat. Rival di sekitar Apple harus diwaspadai, terutama komunitas vendor ponsel Android. Di sisi volume, iPhone kemungkinan besar akan "digulung" oleh smartphone-smartphone berbasis OS Android. Pada akhir tahun, penjualan Android diestimasi akan lebih laris ketimbang Apple.
Berikut tabel pendapatan grosir ponsel secara global antara Apple dan Nokia per kuartal I 2011:
| Pengapalan ponsel secara global (Q1 '10) | Pengapalan ponsel secara global (Q1 '11) | Pendapatan grosir ponsel secara global (Q1 '10) | Pendapatan grosir ponsel secara global (Q1 '11) | |
| Apple | 8,8 juta unit | 18,6 juta unit | US$5,3 miliar (setara Rp45,6 triliun) | US$11,9miliar (setara Rp102,5 triliun) |
| Nokia | 107,8 juta unit | 108,5 juta unit | US$8,9 miliar (setara Rp76,7 triliun) | US$9,4 miliar (setara Rp81 triliun) |
• VIVAnews
UN SMP Pasbar Diikuti 6321 Siswa
Padangnews.com-Kepala Dinas Pendidikan Pasbar, Hendri Satriawan mengatakan, sama halnya pada pelaksanaan UN SMA, UN SMP/MTs juga tidak jauh berbeda, karena soal yang diujikan terdiri atas lima paket.
Dari segi pengamanan soal, selama proses pelaksnaan UN, soal-soal UN sebelum didistribusikan ke sekolah penyelenggara ujian, akan dititipkan di kantor Polsek terdekat. Ini bertujuan untuk mengantisipasi dan meminimalisir terjadinya kecurangan.
“Soal UN akan dijaga selama 24 jam. Mudah-mudahan, pelaksanaan UN di Pasbar dapat berjalan dengan baik, aman dan lancar tanpa ada kendala sedikitpun,” kata Hendri.
Sedangkan, untuk pengawasan pelaksanaan UN di sekolah, pihaknya menggunakan sistem silang, dimana seorang guru akan ditugaskan mengawasi UN di sekolah yang bukan tempat dia mengajar, tapi di sekolah lain. UN juga akan diawasi oleh tim pemantau independen yang berasal dari perguruan tinggi dan profesi lainnya. [ptd]
Pessel Optimis Tingkat Kelulusan UN SMP/MTs
Padangnews.com-Dinas pendidikan kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) akan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas kelulusan disemua jenjang pendidikan. Peningkatan kualitas ini tentu akan diseimbangkan dengan kuantitasnya agar renking tingkat kelulusan juga bergeser pada posisi yang lebih baik.
Khusus untuk tingkat SMP/MTs, pada tahun 2010 tingkat kelulusan ini mencapai angka 93,78 persen dari 7.262 siswa yang mengikuti UN. Atas pencapaian itu, sehingga Pesisir Selatan (Pessel) berada pada peringkat ke 5 (lima) dari 19 kabupaten dan kota yang ada di Sumatera Barat.
Prestasi ini pada UN SMP/MTs yang akan dimulai besok (hari ini red), tentu akan diupayakan bisa lebih baik lagi. Setidaknya bisa bertahan pada posisi yang sebelumnya agar Pesisir Selatan (Pessel) tidak di pandang sebelah mata oleh daerah lain di Sumbar.
Hal ini dikatakan, kepala dinas Pendidikan kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Rusma Yul Anwar, Minggu (24/4).
Dijelaskanya, tahun ini siswa tingkat SMP/MTs yang akan mengikuti Ujian Akhir Nasional (UN) sebanyak 8.332 orang. Pelaksanaan UN yang akan digelar Senin (hari ini red) hingga Kamis (28/4) itu tersebar di 12 kecamatan dengan 67 sekolah penyelenggara. Diantaranya, 52 SMP dengan 6.314 peserta dan 15 MTs sebanyak 1998 orang peserta pula. Sedangkan sebanyak 22 siswa lainya berasal dari Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SDLB) yang terdapat di kota Painan.[ptd]
Teror Buku Digawangi Wartawan & Pemain Gaple
Buktinya adalah Pepi alias Fernando yang diduga polisi merupakan otak dari ancaman peledakan bom di Gereja Christ Chatedral, Serpong. Pepi yang disebut polisi sebagai seorang sutradara film, ternyata pernah berkarir sebagai wartawan di sejumlah media.
Kemarin, polisi juga menangkap tersangka ke-20 kasus ini. Inisialnya, IF. Yang mengejutkan, IF adalah seorang kameramen Global TV. Persamaan lainnya, keduanya merupakan lulusan Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Fakultas Tarbiyah.
Para alumnus UIN yang mengenal Pepi mengaku terkejut mendengar penangkapan rekannya ini. Soalnya, saat di kampus, pria yang lulus tahun 2001 ini tak punya potongan aktivis muslim garis keras dan juga bukan aktivis kampus.
"Dia mahasiswa biasa yang slengean. Rambutnya agak panjang dan tidak terlihat sama sekali seperti sosok aktivis muslim garis keras," jelas Ace Hasan Syadzili, rekan satu kampus dan juga satu kosan dengan Pepi.
Dia menduga, Pepi ketularan ideologi garis keras saat berada di Aceh saat menjadi relawan setelah daerah ini diterjang tsunami. Di Aceh pula Pepi sempat membuat film dokumenter tentang tsunami berjudul: Dalam Dekapanku.
Dede, juga alumnus UIN, mengakui kalau Pepi bukanlah aktivis Islam semasa di kampus. “Dia anak gaul biasa,” kata Dede yang berprofesi sebagai wartawan Rakyat Merdeka.
Bahkan menurutnya, saat di tempat kos, hampir setiap malam Pepi bermain gaple bersama teman-teman lainnya. "Saya kebetulan satu kos sama dia, kalau malam suka main gaple bareng sambil minum-minum. Nggak ada potongan teroris dia itu," ujarnya.
Pada tahun 2003, Pepi pernah menjadi wartawan di harian Halo Sayang, sebelum pindah ke sejumlah media infotaiment.
Di Mabes Polri, Kabag Penum Polri Kombes Boy Rafli Amar menyebut, IF pernah dua kali melakukan pertemuan dengan Pepi yang juga diduga otak dari teror bom buku. Nah, dalam pertemuan itu, Pepi menyampaikan kepada IF akan ada aksi teror Jumat lalu.
Pepi pun meminta IF mengundang media-media asing untuk meliput langsung aksi tersebut. "Dia bukan direkrut sebagai kapasitas karena di tv, tapi untuk jaringan televisi luar. Kelompok ini ingin diketahui secara luas, karena akan memberi dampak untuk perjuangan mereka," ungkap Boy, kemarin.
Kata Boy, IF yang merupakan alumni UIN Jakarta angkatan 2001 itu bertemu dengan P sebelum bom buku. Setelah aksi bom buku dilancarkan, polisi mulai mengendus IF. Maka, status DPO pun dikeluarkan.
Meski begitu, kata Boy, IF hanya berteman dengan Pepi. Sementara dengan 18 tersangka lainnya, IF tidak berhubungan.
Karena itu, polisi masih mendalami sejauh mana keterlibatan IF dalam kelompok ini. Polisi akan mencari, apakah Apakah ada hubungan timbal balik antara Pepi dengan IF. "Apakah dibayar, atau untuk jihad. Kalau tidak terbukti, tidak akan dilanjutkan penahanan. Tujuh hari dimanfaatkan oleh penyidik," ucap Boy.
Menurut Boy, bukan hal aneh jika Pepi mampu merekrut IF. Soalnya, Pepi yang disebut Boy sebagai aktivis sinema, memang banyak kenal awak media. "Dia pernah bekerja untuk buat acara seperti di TV, pernah buat semacam production house," beber Boy.
Karena itu, kata Boy, P benar-benar tahu kebutuhan pers akan informasi begitu tinggi. Karena itu, P memanfaatkan kondisi ini untuk memuluskan tujuannya, yakni publikasi. P yakin, media akan tertarik untuk meliput aksi teror tersebut.
"Mereka sangat senang dipublikasikan. Misi yang dia buat diketahui masyarakat maupun dunia internasional. Sekaligus, pingin cari dukungan bahwa apa yang dilakukan itu benar," ujar Boy lagi.
P yang belakangan diketahui bernama Pepy, dikenal sebagai sutradara film Dalam Dekapan Alam. Ia secara otodidak belajar merakit bom. Karya perdananya, bom buku yang dikirim ke sejumlah pihak. "Dia juga tidak menyangka akan meledak. Dia belajar rakit sendiri."
Jumat malam, kata Boy, polisi kembali menggeledah rumah Pepi di ujung Jalan Seruni 2 Blok C-E Nomor 14, Perumahan Harapan Indah, Bekasi. Di rumah ini Pepi tinggal bersama istri, mertua dan dua anaknya. Namun Boy enggan menyebut barang bukti apa yang didapat penyidik dari rumah tersebut.
Yang pasti, kata Boy, kelompok Pepi Cs merupakan kelompok baru. Kelompok yang dulunya non radikal, sekarang berubah radikal. "Bisa saja terinspirasi dengan pola-pola lama, tapi kami masih mencari apakah ada hubungannya dengan jaringan lama," tutur Boy.
Kata Boy, dari kelompok itu hanya 2 sampai 3 orang yang bisa merakit bom. Soal dana untuk mempersiapkan bom, mereka patungan. Sementara, untuk kurir yang mengantar bom buku, diambil dari luar kelompok. Kini, peran masing-masing anggota masih didalami polisi. "Sedang kita ungkap juga, untuk ada rencana lain mereka," tandasnya. (OKT/jpnn)
Rabu, 20 April 2011
Rapel Kenaikan Gaji Dibayar Mei Mendatang
Padangnews.com-Kabar gembira untuk kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkungan Pemkab Pasaman. Pasalnya, direncanakan terhitung mulai 1 Januari 2010 PNS mendapat kenaikan gaji sesuai surat edaran Kementerian Keuangan RI Direktorat Jenderal Perbendaharaan. Hanya saja, pembayaran kenaikan gaji itu akan dilakukan dengan pola rapelan, yang diserahkan pada Mei mendatang.
“Sesuai dengan surat edaran nomor SE-9/PB/2011 tentang penyesuaian besar gaji poko PNS, anggota TNI, Kepolisian Negara RI. PNS akan menerimakenaikan gaji, dengan kenaikan sekitar 5-15 persen,” kata Kepala Dinas Pendapatan Dan Pengelolaan Keuangan Daerah (DPKD) Pemkab Pasaman Burhanuddin Pasaribu kepada Padang Ekspres di ruang kerjanya Selasa kemarin.
Dikatakannya dalam kenaikan gaji itu, ada sebagian PNS yang diatas 10 persen dan ada yang dibawah 10 persen. Dan realisasi kenaikan itu baru diberikan ke PNS di bulan Mei mendatang. Karena surat edaran itu datang ke Pemkab Pasaman diakhir Maret ini. sedangkan kelanjutan surat itu akan dilanjutkan melalui surat edaran bupati ke sejumlah SKPD.
Sejumlah SKPD telah memberikan administrasi pembayaran gaji dibulan April. Tentu tidak bisa direalisasikan di April ini. Realisasi kenaikan gaji PNS akan dilakukan seperti tahun-tahun sebelumnya, di mana gaji baru plus rapelan diserahkan sekaligus di bulan Mei mendatang.
“Sebenarnya secara teori telah diberlakukan pencairannya di bulan April, tapi karena keterlambatan surat edaran yang datang dari Kementerian Keuangan RI Direkktorat Jenderal Perbendaharaan itu terpaksa baru direalisasikan pada Mei mendatang,” tandasnya.
Sementara itu, terpisah Edi Firmanda panggilan Pogos salah satu ribuan PNS di lingkungan Pemkab Pasaman ketika dikonfirmasi Padang Ekspres menyebutkan, kenaikan gaji yang rencananya diberikan bulan April ini belum ia terima dalam bentuk rapelan.
Karena itu salah satu abdi negara ini berharap agar dibulan Mei mendatang diserahkan rapelan kenaikan gaji sesuai dengan petunjuk pusat. “Ya, kalau bisa secepatnya diberikan rapel itu. Karena kebutuhan sehari-hari yang sifatnya mendesak saat ini sangat banyak untuk dipenuhi,” kata Pogos didampingi sejumlah PNS lainnya.
[ Red/Husnal Hayati/padangtoday ]
Pemda DKI Minta UNJ Periksa Hasil UN
Eko Priliawito, Dwifantya Aquina
Padangnews.com - Pemerintah DKI Jakarta menyerahkan kepada Universitas Negeri Jakarta untuk memeriksa atau scanning hasil Ujian Nasional tahun ini. Dipastikan, pelaksanaan dan pengawasan ujian berjalan baik.
Menurut Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, pelaksanaan ujian tahun ini lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Koordinasi ujian tak lagi dilakukan Dinas Pendidikan DKI Jakarta, tapi dilakukan perguruan tinggi, agar pengawasan ujian lebih terbuka.
"Scanning hasil ujian akan dilakukan UNJ. Ini sistem lebih transparan, memungkinkan pengawasan lebih terbuka," ujar Fauzi Bowo dalam jumpa pers di SMA Negeri 109 Jakarta Selatan, Senin 18 April 2011.
Sementara itu, menurut Kepala Pengawas Ujian Nasional DKI Jakarta, Supriyanto, hingga kini belum ada laporan terkait keterlambatan distribusi soal ujian. "Hanya ada laporan keterlambatan pengawas, tapi kami sudah siapkan mahasiswa untuk menanggulanginya," ungkapnya.
Selain itu, Supriyanto menjamin tak akan ada lagi kesalahan pendistribusian soal ujian seperti tahun lalu. Mengenai kebocoran soal, juga sudah dilakukan antisipasi bersama dengan UNJ. "Kalau ada isu bocoran soal beredar bisa dilacak dari kode, kalau tidak ada kode berarti ada yang mengacau," jelasnya.
Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta menyediakan akses hotline pengaduan Ujian Nasional melalui telepon genggam dengan layanan pesan singkat. Nomor hotline yang disediakan adalah 083812112112. Caranya ketik DISDIK*isi pesan. Tersedianya layanan ini diharapkan permasalahan yang terjadi selama penyelenggaraan UN segera dapat diketahui dan ditindaklanjuti.
Seperti diketahui, pelaksanaan Ujian Nasional untuk tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dimulai hari ini, Senin 18 April 2011. Siswa SMA akan diuji tiga mata pelajaran yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika, hingga 21 April 2011. Sementara untuk pelajar SMK, ujian akan berlangsung pada 18-20 April.
Guna melihat kesiapan siswa dan kelancaran distribusi soal, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo melaksanakan inspeksi. Peninjauan pelaksanaan ujian dilakukan di beberapa sekolah, yakni SMAN 13 Lenteng Agung, Jakarta Selatan, SMK 62 Jagakarsa, Jakarta Selatan, dan SMAN 109 Srengseng Sawah, Jakarta Selatan.
Soal Ujian Bocor, Tidak Akan Ada Ujian Ulang
Padangnews.com - Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo menjamin pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tahun ini berjalan lancar tanpa ada kebocoran soal ujian. Fauzi pun optimis persentase kelulusan pelajar SD, SMP, SMA meningkat dari tahun sebelumnya.
"Jaman ente (anda) sekolah itu masih bisa nyontek. Sekarang sudah enggak bisa nyontek karena dalam kelas itu ada lima set soal dan satu cadangan. Jadi depan, belakang, kiri, kanan itu soalnya beda. Kami jamin tidak ada soal ujian yang bocor," kata Fauzi Bowo saat melakukan peninjauan persiapan UN di SMA Negeri 109 Jakarta Selatan, Senin, 18 April 2011.
Fauzi mengatakan untuk menjamin keadilan penempatan pengawas dan demi sistem yang transparan, maka untuk masalah tersebut kini diambil alih oleh Universitas Negeri Jakarta.
"Bukan lagi Dinas Pendidikan. Apalagi sekarang faktor penentu kelulusan adalah 60 persen nilai UN dan 40 persen nilai gabungan ujian sekolah dan semester 3, 4 dan 5," paparnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taufik Yudi Mulyanto menegaskan apabila kejadian yang tidak diinginkan seperti kebocoran soal terjadi, maka ujian tersebut akan dianulir. Taufik pun menambahkan masalah ini sudah diantisipasi sejak awal, saat naskah diberikan ke penerbit untuk dicetak dan distribusikan ke rayon sampai dibagikan kepada siswa.
"Kami sudah ingatkan kepada siswa untuk tidak mencari kunci jawaban soal, karena probabilitasnya kecil sekali. Jangan mempercayai kebocoran soal, tentu isu dan rumor begitu banyak tapi jangan terpengaruh dengan informasi itu," ungkapnya.
Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta menyediakan akses hotline pengaduan Ujian Nasional melalui telepon genggam dengan layanan pesan singkat. Nomor hotline yang disediakan adalah 083812112112. Caranya: ketik DISDIK*isi pesan.
Dengan layanan ini, pemerintah berharap masalah yang terjadi selama penyelenggaraan UN dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti. (eh)
Seperti diketahui, pelaksanaan Ujian Nasional untuk tingkat SMA dimulai hari ini, Senin, 18 April 2011. Siswa SMA akan mengikuti UN yang menguji tiga mata pelajaran yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika selama tiga hari hingga 21 April 2011, sedangkan SMK pada 18-20 April.
Untuk melihat kesiapan siswa dan kelancaran distribusi soal, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo melaksanakan inspeksi. Fauzi melakukan peninjauan pelaksanaan UN di beberapa sekolah, yakni SMAN 13 Lenteng Agung, Jakarta Selatan, SMK 62 Jagakarsa, Jakarta Selatan, dan SMAN 109 Srengseng Sawah, Jakarta Selatan.