Sabtu, 19 Februari 2011

Akibat Pencurian Ikan Negara Rugi Rp 50 Triliun

Padangnews.com-Sekretaris Jenderal Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (Kiara), M Riza Damanik mengatakan, negara merugi mencapai Rp50 triliun/tahun akibat tindak pidana pencurian ikan di wilayah perairan Indonesia. "Kiara memperkirakan pemerintah gagal memperoleh sedikitnya Rp50 triliun dari sektor pungutan perikanan," kata Riza dalam diskusi terbuka "Mekanisme ASEAN dalam Pemberantasan Pencurian Ikan" yang digelar di Jakarta, Jumat.

Padahal, lanjutnya, sektor pungutan perikanan disyaratkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2006 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Ia juga menuturkan, data dari Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) mengemukakan bahwa jumlah ikan yang menghilang akibat pencurian ikan di Indonesia mencapai sekitar dua ton/tahun.

Riza mengingatkan, para pelaku pencurian ikan kerap berasal dari sejumlah negara tertentu seperti Cina, Vietnam, Malaysia, Thailand, Filipina, Kamboja, dan Myanmar. Pembicara lain, Kasubdit Pengawasan Penangkapan Ikan Wilayah Timur, Slamet mengatakan, pihaknya telah memiliki empat strategi umum dalam mengatasi tindak pencurian ikan yaitu preventif, responsif, persuasif, dan koordinasi dengan aparat penegak hukum lainnya.

Slamet mengemukakan, pihaknya melakukan pengecekan setiap kapal yang akan berangkat untuk melaut dari pelabuhan dengan cara mengecek perizinannya. "Kami mengecek mulai dari darat apakah perizinannya lengkap atau tidak, kapalnya dan alat tangkapnya sesuai atau tidak," katanya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) KKP Syahrin Abdurahman mengatakan, target 34 persen itu merupakan peningkatan dari persentase pada 2010 yaitu sebanyak 28 persen. "Pada 2014 kita targetkan mencapai 85 persen," kata Syahrin dalam acara penutupan rapat koordinasi nasional (Rakornas) KKP yang digelar di Jakarta, 11 Februari.

Ia menegaskan, upaya yang akan dilakukan dalam mencapai target tersebut antara lain adalah meningkatkan pemantauan dan pengumpulan informasi, serta menangkap kapal yang melakukan aktivitas "illegal fishing".

Sejumlah kapal yang tertangkap, ujar dia, telah ada yang dihibahkan melalui pihak pemerintah daerah kepada kelompok nelayan, seperti yang telah dilakukan oleh pihak Pemerintah Provinsi Maluku dan Gorontaro. KKP pada saat ini untuk melakukan pengawasan di kawasan perairan Indonesia telah memiliki antara lain 24 kapal pengawas perikanan, 54 kapal "speedboat", dan 30 pos PSDKP

Sri Estuningsih Heran, Penelitian Soal Bakteri di Susu Formula Jadi Polemik

Padangnews.com-Dosen Institut Pertanian Bogor, Dr. Sri Estuningsih, mengaku bahwa tidak mengira penelitiannya terkait bakteri E. Sakazakii dalam susu formula ternyata menjadi polemik.

Terlebih setelah adanya keputusan Mahkamah Agung (MA) yang memerintahkan pihak IPB harus mengungkapkan merek-merek produk yang menjadi sampel penelitiannya tersebut. "Terus terang saya tidak membayangkan akan ada perkembangan seperti ini. Sebagai peneliti saya lurus-lurus saja, saya sementara ini hanya memantau apa yang sedang bergulir," kata Estuningsih ketika ditemui Kampus IPB Dramaga, Bogor, Jumat.

"Sebagai manusia biasa, saya juga ada perasaan sedih. Kenapa kita mau berbuat baik susah sekali. Dari awal keinginan saya adalah ingin menyampaikan yang baik melalui sisi keahlian saya, meski sekecil apa pun," kata pakar patologi dari Fakultas Kedokteran Hewan IPB tersebut.

Sebagai peneliti, Estuningsih juga merasa sudah menjalani prosedur yang seharusnya. Termasuk dalam mempublikasikan hasil-hasil penelitianya melalui jurnal-jurnal ilmiah, dan melakukan presentasi dalam forum-forum internasional.

Sebagai bentuk pertanggung jawaban moral kepada masyarakat, ia juga sudah menyampaikan hasil temuannya itu kepada perusahaan terkait agar produsen susu tersebut dalam melakukan perbaikan produknya.

Estuningsih menceritakan bahwa pada awalnya penelitianya di tahun 2003 sebenarnya bukan untuk mencari bakteri E.Sakazakii yang berbahaya bagi manusia tersebut, namun ingin melihat kualitas mikrobiologi seperti apa yang ada di makanan, dan sudah seberapa bagus produk makanan yang ada di Indonesia.

Dalam perjalanan penelitiannya itulah kemudian ia menemukan banyak bakteri E Sakazakii dan hal tersebut cukup menarik perhatian. "Waktu itu bakteri Sakazakii belum begitu familiar dalam bidang kami, jadi kami pun membuka-buka jurnal dan situs-situs, ternyata memang menarik, karena di luar negeri terutama di AS, sejak tahun 1980-an sudah ramai orang melakukan penelitian mengenai sakazakii karena bakteri itu bisa menyebabkan radang otak serta radang usus," katanya.

Sebagian besar laporan kasus yang umumnya ditulis oleh kesehatan anak. Mereka melaporkan bahwa kejadiannya umumnya terhadap anak yang masuk dalam di Neonatal Intensive Care Unit -- semacam IGD, untuk bayi yang baru lahir.

Dari laporan peneliti luar negeri itu kemudian disimpulkan bahwa bakteri sakazakii dapat menjangkit bayi yang memiliki kondisi tertentu, seperti yang usianya belum satu bulan, lahir prematur, berat badan rendah di bawah 2,5 kg, bayi yang sistem pertahanan tubuhnya lemah, dan bayi yang ibunya mengidap HIV.

"Dari situlah saya mlihat bahwa bakteri sakazakii ini berbahaya dan akan lebih berbahaya jika dia ada di dalam susu formula, karena kontaknya dengan bayi pada awal umur," kata Estuningsih yang pada tahun 2001 meraih gelar Doktor bidang patologi dan mikrobiologi di IPB.

Melihat pentingnya masalah ini, ia pun melakukan penelitian tentang sakazakii secara serius, dan membawa sampel-sampel ke Jerman untuk diteliti. Serangkaian percobaan pun dilakukan, dengan menggunakan mencit (tikus) sebagai hewan percobaan.

"Saya melakukan penelitian dengan penuh tanggung jawab, bukan sembunyi-sembunyi. Dananya pun dana resmi. Hasil-hasil penelitannnya pun saya publikasikan melalui jurnal ilmiah," kata wanita kelahiran Bandung 29 Juni 1960 ini.

Mengenai merek-merek susu yang menjadi sampel memang tidak disebutkan dalam jurnal ilmiah, karena hal tersebut terkait etika penelitian yang harus dipegang, katanya. Estuningsih mengharapkan masyarakat tidak perlu merasa khawatir yang berlebihan terhadap kemungkinan adanya bakteri sakazakii dalam susu formula.

"Bakteri sakazaki pada susu formula betul ada, sakazakii bisa menginfeksi mencit memang benar, tapi kita tidak bisa menarik garis lurus langsung sekarang juga mengenai bahayanya bagi manusia, karena hal tersebut memerlukan penelitian lainnya," katanya.

"Sejauh kita sejak awal tahu pencegahannya kita tidak perlu khawatir," kata ibu dua anak tersebut.
Sesuai dengan karakter bakteri E. sakazakii yang rentan terhadap panas dan tereliminasi pada suhu 72oC selama 15 detik, maka masyarakat tidak perlu khawatir terhadap keberadaan bakteri tersebut, selama proses penyiapan dan penyajian susu formula dilakukan dengan baik.

Pemberian ASI jelas lebih sehat dan lebih baik. Namun, bila harus memberikan susu formula kepada bayi maka susu tersebut harus diberikan dengan cara yang benar yaitu menggunakan air dengan suhu lebih dari 70oC atau 10 menit setelah air mendidih.

"Apalagi sekarang sudah ada aturan-aturannya, dan BPOM tentunya akan terus menerus mengawasi produk makanan yang beredar. Saya berharap segala sesuatu dijalankan dengan kearifan sehingga semua pihak puas dan tidak ada yang dikorbankan atau dirugikan," tambahnya.
Kredibilitas

Sementara itu Wakil Rektor IPB bidang riset dan kerjasama, Dr.Ir. Anas Miftah Fauzi M Sc mengatakan, kredibilitas Dr Estuningsih sebagai peneliti tidak perlu diragukan lagi. "Beliau fokus pada kompetensinya. Ia juga sudah sering diundang pada forum-forum penting tingkat internasional," kata Anas Miftah.

Di antara forum yang diikutinya adalah di tahun 2006 ketika Estuningsih sebagia satu-satunya peneliti dari Asia yang menjadi pembicara dalam pertemua FAO di Italia. "Saya juga melihat Dr Estuningsih sangat serius dalam risetnya perihal bakteri sakazakii ini. Ia memilih laboratorium yang canggih (di Jerman) utnuk mengisolaikan dan mengidentifkasi bakteri itu," katanya.

Selain itu sebagai pertanggungjawaban ilmiah, ia telah melaporkan hasil penelitianya melalui jurnal-jurnal ilmiah dan menyampaikannya ke pihak-pihak yang berkepentingan langsung. Di tahun 2006 Dr Estuningsih, kata Anas Miftah, sudah mengkomunikasikan penelitianya ke pihak manufaktur yang produknya positif, dan juga menyampaikan hasil penelitiannya ke BPOM.

Rabu, 16 Februari 2011

2 Anggota Brimob Polda Bali Merampok karena Terjerat Utang

Padangnews.com-Dua anggota Brimob Polda Bali terpaksa menjadi sindikat perampokan SPBU setelah terjerat utang. Gaji Rp 3,5 juta ternyata belum mencukupi kebutuhan rumah tangganya.

Demikian disampaikan Kabid Humas Polda Bali Kombes Polisi Gde Sugianyar dan Kapolresta Denpasar Kombes Polisi Suryanbodo pada jumpa pers di Mapolda Bali, Jl WR Supratman, Denpasar, Rabu (16/2/2011).

Dua anggota Brimob yang telah ditetapkan sebagai tersangka adalah Briptu Sutia Aji (31) dan Briptu Eno Suyatno (45). Mereka menetap bersama keluarganya di Markas Brimob Tohpati, Denpasar. Mereka merampok bersama lima tersangka lainnya.

Sugianyar menjelaskan, dua anggota Brimob terlibat menjadi kawanan perampok karena memiliki hubungan keluarga dengan salah satu tersangka lainnya yaitu Vallensius Siku Teru. "Dari hubungan itulah mereka ikut merampok," katanya.

Dua anggota Brimob ini selalu bertugas selayaknya rekannya yang lain. Kehidupannya pun selayaknya rekannya yang menetap di satu lingkungan asrama. Dengan gaji sebesar Rp 3,5 juta, kehidupan mereka seadanya.

Namun, kebutuhan ekonomi yang mulai berat menjebaknya dalam kawanan perampok. "Mereka merampok bukan sebagai mata pencaharian melainkan karena faktor ekonomi," kata Suryanbodo.

Keuangan dua anggota Brimob ini pun makin berat. Ia berhutang untuk memenuhi kebutuhan keluarganya di Bali dan di kampung halaman Jawa Barat. "Gajinya sampai minus karena habis untuk keluarga dan keponakannya.

Hutangnya banyak ke sana ke mari sehingga ia melakukan hal seperti itu," urai Suryanbodo.

Bahkan, untuk mendapatkan uang tamabahan dari atasannya, oknum Brimob ini sering meminta penugasan keluar daerah.

Kini setelah meringkuk di jeruji besi tahanan Polda Bali, dua anggota Brimob ini pun menyesal. "Mereka sangat menyesal. Saya saja menyesal menangkap mereka," ujar Suryanbodo pasrah melihat ulah anak buahnya tersebut.

(gds/ken)

PPATK Curigai 42 dari 15.765 Rekening Pegawai dan Keluarga Ditjen Pajak

Padangnews.com-Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan 42 pemilik transaksi mencurigakan di lingkungan Ditjen Pajak. Jumlah itu diperoleh dari hasil analisis rekening seluruh pegawai pajak sebanyak 3.616 orang dan anggota keluarganya sebanyak 12.089 orang.

"Hasil analisis terkait pegawai dilingkungan Ditjen Pajak yang telah diproses sampai akhir 2010, sebanyak 42 laporan hasil analisis transaksi keuangan mencurigakan," kata Direktur Pengawasan dan Kepatuhan PPATK, Subintoro, dalam pesan singkat yang diterima
detikcom, Rabu (17/2/2011).

Pemilik 42 rekening itu berasal dari berbagai level jabatan, mulai kepala seksi hingga eselon II. Indikator mencurigakan itu, imbuh Subintoro, yakni adanya transaksi uang yang nilainya di atas Rp 500 juta.

"Temuan tersebar baik dari segi wilayah maupun dari segi jenjang jabatan, kepala seksi, kepala kantor pratama hingga pejabat eselon II di lingkungan Ditjen Pajak," tandas Subintoro.

Sesuai prosedur, temuan itu nantinya akan ditindaklanjuti ke lembaga yang berwenang menyelidiki seperti KPK, Polri dan Kejaksaan. Sebagai catatan, temuan PPATK menjadi sumber permulaan untuk menyidik kasus korupsi seperti Bahasyim Assifie (divonis 10 tahun penjara) dan Gayus Tambunan (divonis 7 tahun penjara).

(Ari/lh)

Senin, 14 Februari 2011

Perjuangan Soedirman Moentari, Mengajarkan Islam di Suriname

Facebook

Perjuangan Soedirman Moentari, Mengajarkan Islam di Suriname
Soedirman Moentari

Padangnews.com-, JAKARTA--Kebanyakan orang Jawa Suriname tidak menguasai Bahasa Indonesia. Keturunan buruh Jawa yang diangkut Belanda ke Suriname sekitar 130 tahun lalu ini, terutama generasi tuanya, masih bisa berbahasa Jawa.

Perkenalkan: Soedirman Moentari merupakan pengecualian. Salah satu dari sedikit orang Jawa Suriname yang sangat pandai berbahasa Indonesia. Dan ia juga religius. Sebelum bertolak ke Belanda, generasi ketiga buruh kontrak Jawa ini sempat belajar Bahasa Indonesia di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Paramaribo.

Ketika masih tinggal di Suriname, Soedirman yang sekarang bermukim di Belanda, aktif di sebuah yayasan Islam di negara Amerika Latin itu. Pada tahun 1999 ia ke Belanda untuk naik haji, karena unruk berangkat langsung dari Suriname ke Arab Saudi banyak kesulitan.

Pulang dari Mekkah, Soedirman tidak langsung ke Suriname dan malah menetap di negeri kincir angin ini. "Rencananya dua tahun, tapi sampai sekarang saya masih di sini, " katanya sambil ketawa.

Berkat doa, tambah Soedirman, ia akhirnya bisa bekerja sebagai dosen biologi di sebuah sekolah menengah Islam di Rotterdam. Sekolah ini bernama Islamitische Schoolgemeenschap Ibn Chaldoun.

Untuk bisa mengajar bilogi di sekolah itu, insinyur peternakan jebolan Universitas Wageningen ini, harus melanjutkan studinya. "Pada 2002 saya akhirnya meraih ijazah Master of Sciense biologi di Universitas Leiden, " kata Soedirman.

Sejak di Suriname Soedirman Moentari aktif menulis mata pelajaran agama Islam dalam bahasa Belanda. Bahan-bahannya banyak ia ambil dari Indonesia. "Karena anak-anak kami di Suriname dan di Nederland (Belanda, red) nggak bisa lagi bahasa Jawa, " katanya.

Menariknya Ustaz Soedirman ini memberi khotbah di masjid Suriname dalam dua bahasa yaitu Belanda dan Jawa. Bahasa Jawa untuk generasi tua dan bahasa Belanda untuk generasi muda. Tapi meski pintar berbahasa Indonesia, Soedirman belum sempat ke Indonesia.

Red: Stevy Maradona

Orasi Maulid Gaddafi: Bangsa Palestina di Luar Negeri Pulanglah, Rebut Kembali Negaramu

reuters

Orasi Maulid Gaddafi: Bangsa Palestina di Luar Negeri Pulanglah, Rebut Kembali Negaramu
Padangnews.com-Pemimpin Libya, Muammar Gaddafi menemui perdana Menteri Ukraina, Yulia Tymoshenko, di tendanya. Di tenda yang menjadi tempat tinggalnya ini pula ia menjamu para supermodel dunia.
Pemimpin tertinggi Libya, Moamar Qadafi mengajak seluruh bangsa Palestina yang tersebar di berbagi negara agar kembali secara serentak ke kampung halamannya. "Mulailah mendirikan kemah di sekitar Palestina, mulailah naik kapal menuju Palestina, mulailah mengajak seluruh bangsa anda untuk pulang, ini (Palestina) adalah tanah leluhurmu?" ujar pemimpin yang akrab dipanggil al-Qoid (panglima) tersebut. Qadafi mengatakan, umat Muslim dan Arab tetap akan menggangap tanah Palestina sebagai milik bangsa Palestina, di saat aman maupun di saat terjajah. Oleh karena itu, penamaan Israel di tempat yang sama (bumi Palestina) adalah kekeliruan sejarah yang paling nyata, ujarnya. Di sela-sela orasinya Qadafi juga menyindir sikap-sikap negara Arab yang menjalin hubungan kerjasama dengan Israel. Ribuan hadirin terlihat bersemangat mendengarkan terlebih diwarnai dengan prosesi pembacaan dua kalimat syahadat oleh sejumlah pemuka suku di kawasan Afrika sebagai tanda masuk Islam. Di akhir acara, pemimpin tertingga Libya mengucapkan terima kasih dan mengajak kepada seluruh hadirin khususnya tokoh-tokoh Internasional agar menyampaikan himbaunnya dan mendukung bangsa Palestina mendapatkan kembali tanah leluhurnya. Ribuan tokoh Islam Internasional termasuk tokoh ormas Islam Indonesia seperti Ketua Umum PBNU Prof Dr Said Aqil Sirodj, Direktur Sabili Lufti at-Tamimi , Ustadz Arifin Ilham, dan 16 tokoh lainnya untuk mengikuti Muktamar Sufi Internasional serta peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Pertemuan tersebut dilakukan di komplek kampus Islamic Call College, yang merupakan tempat mayoritas mahasiswa Indonesia menimba ilmu di Libya.
Red: Siwi Tri Puji B

Iran Cium Rencana Barat untuk Memicu Kerusuhan di Teheran

linklup.com

Iran Cium Rencana Barat untuk Memicu Kerusuhan di Teheran
Iran-Amerika

Padangnews.com-, TEHERAN-- Mata-mata Barat mencari seseorang yang terbelakang secara mental untuk membakar dirinya sendiri dan memicu kerusuhan di Iran seperti yang terjadi di sejumlah negara Arab, kata kepala milisi berkuasa di Iran pada Ahad.

Komandan Mohammad Reza Naghdi, yang memimpim milisi berjumlah ratusan ribu relawan yang ditakuti di Iran, Basij, mengatakan beberapa badan intelijen Barat ingin memicu kejadian di Iran seperti Mesir dan Tunisia.

"Sejumlah badan intelijen Barat mencari orang dengan keterbelakangan mental yang dapat membakar diri di Teheran supaya memicu perkembangan seperi di Mesir dan Tunisia," kata Naghdi yang dikutip oleh kantor berita Fars.

"Pihak Barat sangat terbelakang dan berpikir dengan meniru tindakan serupa mereka akan berhasil," katanya. Komentar Naghdi diutarakan saat pemimpin oposisi Iran ingin melakukan unjuk rasa pada Senin untuk mendukung pergolakan di sejumlah negara Arab tetapi dipercaya oleh pendukung pemerintah Iran sebagai rencana untuk melakukan protes anti-pemerintah baru.

Pemberontakan di Tunisia yang berakhir dengan tumbangnya presiden Zine El Abidine Ben Ali bermula oleh pembakaran diri seorang sarjana muda yang menganggur, Mohamed Bouazizi, pada Desember. Peniruan pembakaran diri terjadi di Mesir pada hari-hari sebelum 25 Januari, saat pemrotes pertama kali mengambil alih jalanan Kairo demi menuntut pengunduran diri Hosni Mubarak.

Iran mendukung pergolakan di negara Arab tetapi menolak izin terhadap pihak pemimpin oposisi negaranya untuk melakukan unjuk rasa pada Senin. Pihak berwenang Iran membubarkan unjuk rasa oposisi yang dilakukan di Teheran tak lama setelah Presiden Mahmoud Ahmadinejad terpilih ulang pada 2009.

Puluhan orang tewas, ratusan orang terluka dan ribuan ditahan dalam penangkapan oleh pasukan keamanan dan milisi Basij kepada para pemrotes yang menuduh pihak berwenang mengatur pemilihan umum yang menyebabkan Ahmadinejad kembali berkuasa.

Red: Stevy Maradona
Sumber: Antara

Daripada Rayakan Valentine, Bike to Mosque Aja Yuk

Padangnews.com-Remaja masjid Cut Meutia menolak ada perayaan hari valentine malam nanti. Mereka lebih memilih bersepeda dari masjid ke masjid guna menyambut hari Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai kegiatan utama.

"Tanggal 14 Februari malam, bertepatan dengan hari Valentine, dimana pada malam itu banyak muda-mudi berkasih-sayang yang jika ditinjau dari segi agama justru tidak dibenarkan. Oleh karena itu, alangkah baiknya jika para remaja pada malam yang sama dapat beraktivitas lain dengan bersepeda malam," ujar Ketua Umum Remaja Islam Masjid Cut Meutia, Pradana Indra Putra lewat rilis kepada detikcom, Rabu (9/2/2011).

Kurang lebih sebanyak 700 pengendara sepeda akan meramaikan jalanan Jakarta di Malam Maulid Nabi nanti. Mereka akan berkeliling dari masjid ke masjid dengan bersepeda malam ini.

Menurut Pradana, kegiatan Bike to Mosque ini akan mengambil rute dengan start di Masjid Cut Mutia menuju masjid Al Hakim dan kemudian dilanjutkan ke Masjid Al-Azhar Jakarta Selatan dan kembali finish di Masjid Cut Meutia. Acara ini akan dimulai sore ini pada pukul 18.30 WIB.

Agenda kegiatan ini dimaksudkan untuk memasyarakatkan penggunaan sepeda untuk beraktivitas di Jakarta. Baik untuk bekerja atau sekedar berangkat ke masjid.

"Gerakan yang bernama bike to mosque yang bertujuan untuk mengajak masyarakat agar tidak hanya bersepeda ke kampus, ke kantor atau pun ke sekolah, tetapi juga ke tempat peribadatan umat Islam, seperti mushalla atau masjid," sambung Pradana.

Kegiatan ini memang bertepatan dengan hari valentine yang biasanya diperingati oleh para remaja dengan pasangannya. Menurut Pradana, ditinjau dari segi agama, hal tersebut tidak dibenarkan.

"Oleh karena itu, alangkah baiknya jika para remaja pada malam yang sama dapat beraktivitas lain dengan bersepeda malam," imbau Pradana.

Beberapa komunitas sepeda direncanakan akan mengikuti acara ini, diantaranya adalah komunitas Bike to Work, B-Gowes, Junior Ride, Auto Bikes, Fizied and
Furious, Akusara Production, Prisma, Kos Kas, ABC, Romans dan KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia).
(adi/mad/detiknews)

Polisi Minta Massa Ba'asyir Gunakan Helm & Tak Naik Truk Terbuka




“Setiap pelanggaran lalu lintas, tentu akan kita tindak sesuai aturan yang berlaku,” kata Kasat Lantas Polres Jakarta Selatan Kompol Lilik Sumardi kepada detikcom, Ninggu (13/2/2011).

Polisi tidak memperkenankan massa menaiki truk terbuka. Terhadap massa yang menggunakan motor, polisi meminta agar pengikut Ba'asyir mengenakan helm.

“Helm itu kan untuk melindungi kepala, untuk keselamatannya sendiri. Dia berdosa kalau melanggar lalu lintas,” katanya.

Sidang yang diperkirakan akan dihadiri oleh ratusan warga dari berbagai daerah, diprediksi menimbulkan kemacetan. Polisi melarang pengunjung memarkirkan kendaraannya di jalanan di sekitar lokasi.

Guna mengantisipasi banyaknya kendaraan itu, polisi telah menyiapkan kantong parkir. Bagi pengunjung sidang, telah disediakan tempat parkir yang cukup di sekitar lokasi.

“Di depan pengadilan ada gang buntu, di situ ada lapangan di dalam. Kita masukkan semua kendaraan pengunjung sidang ke situ. Tidak boleh parkir sembarangan,” katanya.

Sementara itu, Lilik menyatakan, pihaknya tidak akan melakukan pengalihan arus selama lalu lintas lancer. Pengalihan arus dilakukan secara situasional jika kondisi alan sekitar pengadilan sudah macet.

Abu Bakar Baasyir akan menjalani sidang perdananya dengan agenda dakwaan terkait kasus teroris. Senin pekan lau, sidang Baasyir sempat ditunda.
(mei/mad/detiknews)

Fakta di Balik 10 Mitos Seks Pria

Shutterstock
Ilustrasi

Padangnews.com — Hampir sebagian besar pria dewasa mungkin pernah mendengar mitos-mitos yang berkembang seputar seksualitas mereka. Tak jarang mitos-mitos ini dijadikan acuan. Padahal, tak semuanya mengandung nilai kebenaran.

Nah, supaya tak menjadi salah kaprah dan terjebak mitos-mitos tersebut, ada baiknya Anda menyimak kebenaran atau fakta di balik mitos seksualitas kaum Adam ini.

Mitos 1 : Pria mencapai puncak seksualitas pada usia 18

Mitos ini BENAR adanya dengan mempertimbangkan suplai atau produksi hormon-hormon seks di dalam tubuh. Puncak produksi testosteron seorang pria berada di usia 18-an. Adapun puncak produksi hormon estrogen wanita berada pada usia pertengahan 20-an.

"Namun, puncak hormon bukan berarti puncak dari kemampuan seksual," ungkap Marc Goldstein, MD, profesor kesehatan reproduksi dan urologi di Cornell University's Weill Medical College. Oleh karena itu, jangan merasa terlalu tua untuk menunjukkan kemampuan terbaik pada usia berapa pun.

Mitos 2 : Semen berisi cairan low-carb

SALAH. "Semen sebagian besar kandungannya adalah gula buah [fruktosa] dan enzim-enzim, bukan karbohidrat," kata Dr Goldstein. Fakta ini juga dapat memberi penjelasan mengapa istilah oral sex diet tidak berlaku.

Mitos 3 : Masturbasi menghasilkan orgasme lebih kuat

BENAR : Tetapi, ini bukanlah saran yang harus diikuti. "Tergantung dari individunya. Untuk beberapa orang mungkin saja, tetapi belum tentu bagi yang lain. Tidak ada yang lebih baik, selain hanya melakukan intercourse," ungkap Jon L. Pryor, MD, profesor bedah urologi dari University of Minnesota.

Mitos 4 : Rata-rata ukuran saat ereksi adalah 8 inci

SALAH : Para pria tak perlu khawatir. Rileks! Karena angka yang sebenarnya mendekati rata-rata 6 inci.

Mitos 5 : Kerang memicu gairah

SALAH : "Tidak ada bukti ilmiah yang menyebutkan bahwa kerang dapat meningkatkan libido," kata Dr Pryor. "Tetapi, mungkin saja ada efek plasebo. Jadi, apabila hal itu terjadi pada Anda, bagus!"

Mitos 6 : Pria memikirkan tentang seks setiap 7 detik

SALAH : Perhitungan ini sepertinya terlalu berlebihan. Yang benar adalah hanya sekitar 23 persen saja pria yang mengklaim dirinya terlalu sering berfantasi. Dan mungkin sisanya adalah mereka yang terlalu sering mengecek waktu.

Mitos 7 : Menghentikan makan brokoli memperbaiki "rasa" sperma

BENAR : Semen secara alami memiliki rasa yang pahit. Memakan brokoli atau meminum kopi justru akan membuat rasa sperma menjadi lebih buruk.

Mitos 8 : Melakukan hubungan seks sebelum momen penting—seperti pertandingan atau presentasi—dapat mengacaukan atau mengganggu penampilan Anda

SALAH : Para ilmuwan di Swiss melakukan uji ketahanan terhadap stres pada manusia setelah masa 2 hingga 10 jam pasca-hubungan seks. Hasilnya menunjukkan, hingga 10 jam pasca-hubungan seks para relawan benar-benar sudah pulih. Sementara itu, peneliti hanya menemukan sedikit saja penurunan kemampuan pada relawan 2 jam setelah berhubungan seks.

Mitos 9 : Melakukan hubungan seks di dalam air (kolam renang, hot tub, atau shower) akan membunuh sperma

BENAR : Sebagian sel sperma memang akan mati, tetapi menurut Dr. Pryor ini bukanlah sebuah metode atau cara efektif untuk mencegah kehamilan. Walaupun hot tub dapat memicu suhu tinggi pada testis dan membunuh sperma, tentu masih banyak sperma yang tersisa yang akan memburu sel telur untuk dibuahi.

Mitos 10 : Anda bisa kecanduan situs porno

BENAR : Menurut data, memang hanya 1 persen saja dari mereka yang pernah membuka pornografi di internet akan menjadi pencandu. Namun, jika Anda pria yang segera menikah berhati-hatilah karena sekitar 38 persen pencandu pornografi adalah mereka yang sudah menikah.

Sumber : Mens Health