Padangnews.com-SENTANI--Tercatat 12 kasusu anak usia 1-4 tahun di Kabupaten Jayapura, Papua, mengidap penyakit HIV/AIDS pada tahun 2010. Sekertaris Komisi Penanggungalangan AIDS (KPA) Kabupaten Jayapura Drs Purnomo SE di Sentani, Senin, mengatakan, anak usia dini yang terkena HIV/AIDS ditularkan oleh ibu yang sudah berisiko tinggi sebelum mengandung. "Anak usia 1-4 tahun yang terkenah penyakit HIV/AIDS ditularkan melalui ibunya melalui air susu dan pada saat lahir," katanya.
Ia menjelaskan, dengan semakin tingginya kasus HIV/AIDS yang ditemukan juga diderita anak usia dini, pihaknya menghimbau seluruh warga di Bumi Kenambay Umbay ini agar melakukan tindakan pencegahan sejak dini terutama dalam keluarga maupun di lingkungan masyarakat. Ia menambahkan, apalagi HIV/IADS merupakan jenis penyakit epidemi yang bisa mematikan dan sampai sekarang belum ada obatnya.
Dia menyebutkan, penyebaran virus HIV/AIDS bagaikan fenomena "gunung es" sehingga perlu adanya tindakan pencegahan dan penanggulangan dari masyarakat. "Kalau kasus ini tidak menjadi perhatian khusus dari warga terutama orang tua, generasi muda kita sebagai penerus cita-cita bangsa terancam masa depannya," terangnya.
Dikatakan, pada 2010 jumlah pengidap HIV/Aids di Kabupaten Jayapura yang mencapai 609 orang, yang terdiri dari laki-laki 242 orang, perempuan 367 orang, didominasi IRT 164 kasus, disusul lain-lain 124 kasus, PSK 102 kasus, buruh/petani 61 kasus, PNS 37 kasus, pelajar/mahasiswa 41 kasusu, swasta 57 kasus.
Dengan rincian usia 20-29 sebanyak 285 orang, usia 30-39 sebanyak 198 orang, usia 40 - 49 sebanyak 55 orang, usia 15-19 sebanyak 44 orang, dan usia 1-4 tahun 12 orang. Sementara jumlah yang terbanyak dari Distrik Sentani 320 kasus, Sentani Timur 126 kasusu, Kaureh 26 kasusu, Nimboran 20 kasusu, Distrik Sentani Barat 25 kasus.
Sebagian besar pengidap HIV/AIDS di bumi Kenambay Umbay ini tertular melalui hubungan heteroseksual sebanyak 592 orang, ibu ke anak sebanyak 4 orang, transfuai darah sebanyak 7 orang. Potensi penyebaran penyakit tersebut, menurut dia, akibat pergaulan hubungan seks bebas dengan gonta-ganti pasangan. Red: Krisman Purwoko
Sumber: antara
Senin, 07 Februari 2011
12 Kasus Anak Pengidap HIV/AIDS di Jayapura
Minggu, 06 Februari 2011
ICW: Kepolisian Terkesan Banyak Alasan
Padangnews.com — Indonesian Corruption Watch (ICW) menyatakan keberatan terhadap penolakan publikasi 17 rekening gendut yang dilakukan oleh Mabes Polri. Apalagi kepolisian memberikan beberapa alasan yang dianggap tidak substansif oleh ICW. Salah satunya, Mabes Polri menyatakan publikasi tidak dibenarkan saat ini karena akan menghambat proses hukum.
"Menghambat proses hukum yang mana? Belum diproses kok sudah menyatakan menghambat proses hukum?" ungkap aktivis ICW, Febri Diansyah, Minggu (6/2/2011) di kantor ICW, Jalan Kalibata Timur.
Kepolisian, menurut Febri, menganggap publikasi rekening itu bisa menghambat proses hukum dengan dalih surat perintah penyelidikan perkara (SP3) belum dikeluarkan oleh Mabes Polri. Akibatnya, informasi yang diminta oleh ICW tidak bisa terpenuhi. "Kasusnya saja belum diusut, kok bilang SP3," ujar Febri.
Alasan penolakan lain, menurut ICW, pernyataan kepolisian bahwa hasil pemeriksaan rekening tersebut sudah dikembalikan ke PPATK, sehingga PPATK lah yang memiliki kewenangan mengumumkan kepada publik. Pernyataan itu disampaikan saat ICW mengajukan permohonan informasi pada 2 Agustus 2010.
Namun, ICW menemukan fakta baru melalui keterangan saksi ahli lembaga tersebut di sidang ajudikasi. Menurut pihak PPATK, mereka tidak mengenal pengembalian berkas, termasuk laporan hasil analisa (LHA) yang diperiksa Mabes Polri. Selain itu, PPATK juga tidak memiliki kewenangan untuk mengumumkan hasil pemeriksaan yang telah diselesaikan Polri.
"PPATK menyatakan tidak menerima berkas pengembalian dan tidak memiliki wewenang untuk memublikasikan hasil, tapi kenapa kepolisian mengatakan sebaliknya?" ungkap Koordinator Divisi Investigasi ICW, Agus Sunaryanto.
Sementara itu, kepolisian berdalih 17 rekening merupakan rahasia internal karena sudah sesuai dengan UU Nomor 14 Tahun 2008 Pasal 06 Ayat (3), yang secara garis besar menyatakan informasi yang terkait hak-hak pribadi tidak harus diinformasikan pada publik. Menurut pihak Mabes Polri, rekening-rekening tersebut secara wajar merupakan kekayaan pribadi dari warisan dan usaha-usaha pribadi, sehingga mengacu pada undang-undang itu tidak harus dipublikasikan.
"Kalau pakai undang-undang itu memang benar, tapi kami juga harus lihat Pasal 18 dari undang-undang itu, kekayaan yang dimiliki oleh pejabat publik harus disampaikan kepada publik juga, sehingga diketahui benar berasal dari sumber-sumber legal. Kami juga memakai Konvensi PBB melawan korupsi yang memegang prinsip seimbang antarkekayaan pejabat publik dengan penghasilan yang sah," kata Febri Diansyah.
Sampai hari ini, ICW mengharapkan Mabes Polri melakukan transparansi atas rekening-rekening gendut pejabat polisi yang sempat diklaim kepolisian telah tutup buku itu.
Ironis, Surplus Beras tetapi Impor
Padangnews.com-Anggota Dewan Ketahanan Pangan, Khudori, mengaku merasa ironis terhadap lisensi impor beras yang diberlakukan pemerintah. Pasalnya, pemerintah melalui Kementerian Pertanian merilis kenaikan produksi beras pada tahun 2010 sebesar 2,46 persen atau 65,8 juta ton gabah kering giling atau setara dengan 38,93 juta ton beras (rendemen 59 persen).
"Ironis, pemerintah bilang kita surplus beras, tetapi kok impor," katanya di Kantor DPP PKB, Minggu (6/2/2011).
Menurut Khudori, Bulog mengatakan bahwa impor diperlukan karena cadangannya tinggal 900.000 ton. Sementara jumlah cadangan beras yang ideal mencapai 1,5 juta ton. Oleh karena itu, lisensi impor dilepas.
Namun, Khudori menegaskan, menurut hitung-hitungan surplus dikurangi kebutuhan beras nasional maksimal 35 juta ton saja, seharusnya surplus Bulog bisa mencapai 3,93 juta ton. Keadaan surplus dua kali lipat ini, ia melanjutkan, bisa dicapai apabila pemerintah mengizinkan Bulog membeli beras di luar harga pokok penjualan (HPP).
Khudori mengatakan, rendahnya cadangan beras Bulog saat ini memang karena Bulog tidak bisa membeli beras jenis medium dan premium dengan harga di luar HPP./kompas
Pemakaman Adjie Massaid Diiringi Tangis Angie
Editor: AA Ariwibowo
Angie yang mengenakan pakaian hitam dan berkerudung serta kacamata hitam terlihat sesengukan saat jenazah akan dimasukkan ke liang lahat. Wajahnya terlihat memerah.
Semula ia menggendong Keanu Jabbar Massaid, buah cintanya dengan Adjie yang baru berusia 15 bulan. Namun balita berkulit putih itu akhirnya diserahkan kepada sang kakek saat keluarga mulai menaburkan tanah ke liang lahat.
Saat pemakaman terlihat hadir keluarga besar almarhum dan sejumlah politisi serta kalangan artis seperti Camelia Malik. Tabur bunga diawali oleh Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono.
Usai pemakaman yang berlangsung tepat saat azan dhuhur itu dilanjutkan pembacaan doa, Utomo Usman mewakili pihak keluarga menyampaikan sepatah dua kata agar segala kesalahan almarhum dimaafkan.
Adjie Massaid, politisi muda Partai Demokrat yang berkiprah sebagai anggota Komisi V DPR RI diberitakan wafat saat sedang dalam perawatan intensif di Rumah Sakit Fatmawati Jakarta Selatan, antara pukul 22.00 WIB (Jumat) hingga 00.00 WIB (Sabtu dinihari).
Suami model dan mantan Putri Indonesia, Angelina Sondakh ini, lahir pada 7 Agustus 1967 di Jakarta.
Politisi muda yang cerdas ini telah dua kali terpilih sebagai anggota DPR RI, yakni pada 2004-2009 dan kini 2009-2014.
Adjie memulai kariernya sebagai model di panggung catwalk, kemudian juga sebagai fotomodel, sejak 1980-an. Ia sempat menjajal dunia peran dalam film "Cinta Dalam Sepotong Roti" pada 1990 karya Garin Nugroho.
(antara)
Striker Timnas Malaysia Safee Bergabung ke Persib
"Semuanya akan menjadi jelas saat Selangor FC memberi keterangan resmi soal masa depan saya, Senin nanti. Saya juga telah mendapat persetujuan dari keluarga terkait dengan langkah saya selanjutnya," kata Safee dikutip dari situs resmi aseanfootball.org, Ahad (6/2).
Safee tampil mengesankan di Piala AFF 2010 lalu dengan mencetak lima gol dan merebut gelar pencetak gol terbanyak di turnamen ini. Sementara ofisial klub Persib telah beberapa kali berkunjung ke markas Selangor FC.
Selangor FC akhirnya bersedia melepas Safee yang masih menyisakan kontrak hingga November 2011.
Safee sendiri dijadwalkan dapat memperkuat Persib pada putaran kedua kompetisi LSI pada 7 Maret nanti.
Persib Bandung sudah memiliki empat pemain asing. Mereka adalah penyerang Hilton Moreira (Brasil), Argentine Pablo Frances (Argentina), dan dua pemain Singapura yakni pemain tengah Shahril Ishak dan bek Baihakki Khaizan.
Sumber: Antara
Pidato Cameron Picu Api Kebencian Terhadap Islam di Inggris
Padangnews.com-,LONDON - Aksi Kebencian merebak di jalanan kota Inggris. Polisi menggelar operasi besar-besaran untuk menghadang kelompok ekstrim-kanan yang turun ke jalan memprotes kehadiran Islam di Inggris.
Demonstrasi itu berlangsung hanya beberapa jam setelah Perdana Menteri David Cameron menyampaikan pidatonya di Muenchen. Dia menyatakan bahwa multikulturalisme telah gagal di Inggris. Cameron pun menyerukan bahwa tidak ada lagi toleransi terhadap Islam ekstrimis di Inggris.
Pidato Cameron mematik sentimen kebencian terhadap pemeluk Islam di Inggris. Ribuan pendukung Liga Pertahanan Inggris (EDL) turun bersama gerakan ekstrim kanan untuk melakukan aksi protes menentang Islam. Mereka menentang penyebaran hukum Syariah dan Islam militan di Inggris.
Kelompok ini berkumpul di Luton. Mereka berpotensi adu bentrok dengan kelompok penentang Cameron yang diorganisir oleh Uni Melawan Fasisme (UAF) dan komunitas Muslim kota. Karena itu, polisi menggelar operasi besar-besaran dengan menurunkan lebih dari seribu petugas di jalanan dengan biaya lebih dari 800 ribu poundsterling.
Polisi mengatakan bahwa 19 orang telah membutuhkan perawatan medis sepanjang hari. Enam belas di antaranya adalah anggota demonstran sayap kanan. Tiga dari 19 adalah petugas polisi yang mengalami luka ringan.
Delapan orang telah ditangkap. Sebagian besar memiliki senjata dan melakukan serangan ofensif.
Kota Hantu
Pusat Luton mirip kota hantu. Banyak toko dan pub memilih untuk menutup daripada mendapat risiko menjadi target pengunjuk rasa.
Sekitar 2.000 pendukung EDL datang dari beberapa sudut yang sangat luas di Eropa. Mereka berkumpul di St George Square untuk berorasi.
Pada saat yang sama sekitar 1.000 pendukung Bersatu Melawan Fasisme (UAF) berkumpul di Square Park terdekat untuk demonstrasi tandingan. Sekitar 150 anggota UAF membentuk blokade di pintu keluar stasiun kereta api Luton. Ini dalam upaya untuk menghentikan pendukung EDL memasuki wilayah yang telah ditentukan sebelum demonstrasi.
Komandan Divisi Luton, Mike Colbourne, mengatakan kondisi sejauh ini masih bisa terkendali. ''Pada tahap ini, operasi telah berjalan baik dengan minimum penangkapan dan luka-luka,'' katanya. "Operasi kepolisian telah dalam perencanaan selama berminggu-minggu dan profesionalisme petugas berjalan baik.''
Rusak kedamaian
Pidato Cameron telah merusak kedamaian yang selama ini terjaga di Luton. Richard Howitt, aktivis Partai Buruh MEP, mencap EDL sebagai preman rasis.
''EDL tidak lebih dari koalisi sampah masyarakat preman rasis dari Prancis, Jerman, Belanda, Belgia dan Inggris yang hari ini datang ke Luton,'' katanya. ''Atas nama rakyat Luton, kota ini tidak pernah bisa menjadi rumah bagi neo-fasis. Pesan ke EDL jelas: ini bukan rumah Anda, Anda tidak diterima di sini."
Kelvin Hopkins, anggota Partai Buruh MP untuk Luton Utara, berada di Taman Square guna menunjukkan dukungannya memprotes anti-rasis. Hopkins, yang telah tinggal di Luton selama lebih dari empat dekade, percaya Luton telah ditargetkan oleh EDL karena masyarakatnya yang beragam.
''Luton adalah kota yang ramah. Sebuah kota yang sangat ramah di mana kita semua mendapatkannya dengan baik bersama-sama. EDL benar-benar keluar dari tempat sini. Ini benar bahwa kita menunjukkan oposisi kami dan saya senang bersatu melawan Fasisme yang telah datang ke sini,'' tukasnya.
Sumber: Dailymail.co.uk
Kamis, 03 Februari 2011
Obama Telepon Mubarak: Transisi Segera
Padangnews.com-Presiden Barack Obama, Selasa (1/2/2011) waktu setempat, mengatakan kepada Presiden Mesir Hosni Mubarak bahwa transisi politik di Mesir harus dimulai sekarang. Obama mengisyaratkan, tawaran Mubarak untuk turun dari panggung kekuasaan setelah pemilu pada September mendatang boleh jadi tidak cukup. Namun, Obama tidak menasihati Mubarak untuk mengacuhkan permintaan para demonstran agar ia mundur segera.
Obama menelepon Mubarak selama 30 menit setelah Mubarak menyampaikan pidato yang menyatakan bahwa ia tidak akan mencalonkan diri lagi pada pemilu September mendatang. Obama menegaskan, bukan hak AS untuk memilih pemimpin Mesir. Namun, ia kembali memberi tekanan kepada Mubarak, sekutu AS selama 30 tahun.
"Hal yang jelas, dan apa yang saya indikasikan malam ini kepada Presiden Mubarak, adalah keyakinan saya bahwa peralihan harus tertib, damai, dan dimulai sekarang," kata Obama, beberapa menit setelah ia menelepon pemimpin Mesir itu. Obama juga memberikan imbauan kepada rakyat Mesir yang menanggapi dengan marah pernyataan Mubarak bahwa ia akan tetap pada jabatannya hingga September mendatang.
"Kepada masyarakat Mesir, khususnya orang-orang muda Mesir, saya ingin jelaskan, kami mendengar suara Anda. Saya memiliki keyakinan yang sangat kuat bahwa Anda akan memutuskan tujuan Anda sendiri," kata Obama dari Gedung Putih. "Dia (Mubarak) mengakui bahwa status quo tidak berkelanjutan dan bahwa perubahan harus terjadi," lanjut Obama dalam pidatonya yang ditujukan kepada beberapa penonton, termasuk Mubarak, pengunjuk rasa, tentara Mesir, dan publik Amerika.
Obama kemudian berbicara tentang militer Mesir. "Saya ingin memuji militer Mesir karena profesionalisme yang mereka tunjukkan dalam melindungi rakyat Mesir. Kami menyaksikan tank-tank ditutup dengan spanduk dan tentara serta demonstran berpelukan di jalan dan bergerak maju. Saya minta militer untuk meneruskan upayanya membantu menjamin bahwa perubahan sekarang ini dilakukan dengan damai."
Intervensi Obama itu, dalam pidato yang disiarkan langsung melalui televisi dari Gedung Putih, kemungkinan akan dilihat sejumlah pengamat sebagai upaya untuk meyakinkan Mubarak agar meninggalkan kekuasaan lebih cepat dari yang ia telah rencanakan selama ini.
Seorang pejabat AS yang tak mau disebutkan namanya mengungkapkan, Obama telah melakukan pembicaraan telepon secara "langsung dan terbuka" selama 30 menit dengan Mubarak, setelah pemimpin Mesir itu membuat konsesi dalam sebuah pidato yang langsung dianggap tidak cukup oleh para demonstran. "Sangat jelas betapa (Mubarak) mencintai negaranya, dan betapa sulitnya situasi ini bagi dia," kata pejabat itu menirukan Obama. "Presiden Obama juga menjelaskan kepadanya (Mubarak) bahwa transisi yang teratur tidak dapat ditunda. Itu harus dimulai sekarang," kata pejabat itu.
Pendekatan itu tampaknya menunjukkan bahwa Washington mungkin tidak puas dengan transisi kekuasaan baru setelah pemilu yang akan jatuh tempo tujuh bulan lagi.
Seorang pejabat lainnya menambahkan, "Pertanyaannya adalah (bukan) apakah dia turun sekarang atau nanti, melainkan pesan kami bahwa Anda (Mubarak) harus tahu apa yang rakyat Anda sedang sampaikan kepada Anda."
Obama bergerak di wilayah abu-abu selama beberapa hari, antara tuntutan untuk demokrasi dan mempertahankan seorang pemimpin yang telah memerintah secara otoriter selama 30 tahun, yang menjadi sekutu penting AS./kompas
Dua Jam Hanya Bahas Bibit-Chandra
Padangnews.com-Rapat Panitia Pengawas Kasus Bank Century dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menghabiskan waktu lebih dari dua jam hanya untuk mendiskusikan kehadiran pimpinan KPK Bibit S Rianto dan Chandra M Hamzah dalam rapat tersebut.
Setelah perdebatan panjang dan lobi yang digelar oleh perwakilan fraksi dalam Panitia Pengawas Kasus Bank Century, di Gedung DPR, Rabu (2/2/2011), Panwas akhirnya memutuskan melanjutkan rapat.
Namun, agenda rapat hanya mendengarkan paparan KPK dan BPK yang disampaikan Ketua KPK Busyro Muqoddas dan Ketua BPK Hadi Purnomo. Sesi pendalaman ditunda sampai hasil paripurna tentang sikap dewan terhadap Bibit dan Chandra diperoleh.
"Dari lobi, kita sepakat melanjutkan mendengarkan apa yang telah disiapkan KPK dan BPK, mempersilakan kepada Ketua KPK dan BPK untuk menyampaikan," ungkap pimpinan rapat Pramono Anung setelah lobi berlangsung.
Pimpinan KPK dan BPK belum mengucapkan sepatah kata pun ketika rapat dibuka dan langsung diwarnai perdebatan pro kontra mengenai Bibit-Chandra. Pramono sempat mengetuk palu menyatakan, Bibit-Chandra diperkenankan hadir tapi tak diizinkan bicara.
Busyro menyatakan keberatan. Ia berpendapat, pimpinan KPK bersifat kolektif kolegial. Oleh karena itu, hak Bibit dan Chandra sama besarnya dengan hak yang dimilikinya. "Kalau yang dikatakan hak bersuara cuma kami, tanpa Bibit dan Chandra, kami dengan resmi menyatakan keberatan," katanya.
Pramono lalu memberikan pilihan kepada anggota Panwas untuk melanjutkan rapat atau menundanya setelah hasil paripurna sebagai sikap DPR RI keluar. Gerindra meminta ditunda, PKB minta ditunda, PPP meminta dilanjutkan. Begitu pula PAN, PKS, PDI-P dan Golkar. Demokrat meminta dilanjutkan.
Untuk memfasilitasi perbedaan ini, maka dilakukan voting yang hasilnya memberikan kesempatan kepada KPK dan BPK untuk menyampaikan hasil temuan./kompas
Rabu, 02 Februari 2011
Internet di Mesir Mulai Menyala
Padangnews.com-,KAIRO-Pemerintah Mesir tampaknya berupaya memenangkan suasana pascapidato Presiden Mubarak yang menjanjikan transisi kekuasaan secara damai dan demokratis. Rabu, seiring dengan himbauan militer agar rakyat menghentikan demonstrasi, pemerintah kembali mengoperasikan layanan internet di Mesir yang sempat menghilang beberapa hari.
Tak hanya itu, seperti dilaporkan televisi lokal, pemerintah juga mengendorkan pemberlakukan jam malam dari semula pukul 3 sore hingga 8 pagi menjadi pukul 5 sore hingga 7 pagi.
Selasa malam, Mubarak menyampaikan pidato yang menegaskan dirinya tak akan mundur dan akan menghabiskan sisa masa kepresidenan untuk mengawal transisi kekuasaan. Ia juga mengatakan tak akan mencalonkan diri kembali menjadi presiden.
Senin malam lalu pemerintah menghentikan satu penyedia layanan internet terakhir yang masih beroperasi di Mesir. Tiga hari sebelumnya, sebagian besar layanan internet ditutup. Ini menyusul pemblokiran terhadap akses Twetter di Mesir.
Pada hari-hari pertama gelombang demonstrasi di mesir, jaringan sosial di Internet dimanfaatkan oleh kelompok oposisi untuk menggalang massa dan mengkampanyekan tuntutan Mubarak terhadap Mubarak. Dan hal ini terbukti ampuh.
Penyebutan Sultan Sebagai Gubernur Utama Tuai Sejumlah Kritik
Padangnews.com-, JAKARTA – Penyebutan Sultan dan Paku Alam sebagai gubernur utama dan wakil gubernur utama seperti yang diusulkan pemerintah dalam rancangan undang-undang keistimewaan (RUUK) menuai sejumlah kritik fraksi Komisi II DPR dan DPD.
Juru bicara Partai Kebangkitan Bangsa, Ida Fauziyah, mengatakan memperjelas posisi sultan sebagai gubernur utama patut diapresiasi sebagai usulan kreatif. “Tapi ini juga perlu dikaji lebih mendalam terkait konstruksi tata negara,” kata Ida dalam rapat pandangan fraksi Komisi II DPR terhadap RUUK DIY di Gedung DPR, Rabu (2/2) .
Sementara, jubir partai Golongan Karya, Nurokhmah Ahmad Hidayat, mengatakan penyebutan gubernur utama perlu dikaji lebih lanjut apakah sebutan itu merupakan formulasi terbaik bagi Yogyakarta. Di sisi lain, tambahnya, mengenai penggunaan kearifan lokal DIY pun perlu terus dilestarikan.
Pandangan berbeda disampaikan jubir PPP, Nu’man Abdul Hakim yang memaparkan bahwa gubernur utama atau gubernur yang dipilih DPRD belum mencerminkan keistimewaan DIY. Sementara, jubir Hanura, Akbar Faisal, mengatakan definisi gubernur utama terkesan dibuat-buat. “Tidak ada efektifitasnya dan terkesan dibuat-buat,” kata Akbar.
Satu-satunya dukungan penuh mengenai gubernur utama datang dari fraksi Partai Demokrat. Jubir Partai Demokrat, Djufri, mengatakan fraksinya menyetujui Sri Sultan dan Pakualam bertahta sebagai gubernur utama. “Fraksi partai Demokrat berharap RUUK dapat mengakomodasi DIY secara tegas dan jelas. RUUK DIY sudah tepat seperti di Inggris dan Jepang yang menerapkan monarki konstitusinal,” ujar Djufri.
Sementara, Ketua Komite I Dewan Perwakilan Daerah, Dani Anwar mengatakan pemerintah tampak masih ragu-ragu terhadap substansi RUU yang sudah diajukan ke DPR. Hal itu, tambahnya, terlihat bahwa dalam keterangannya pemerintah masih menyebutkan ‘Gubernur dan wakil gubernur utama atau sebutan lainnya yang lebih tepat’.
“Keraguan ini tidak boleh terjadi karena hanya akan menimbulkan persangkaan negative bahwa tidak ada keseriusan atau kajian mendalam tentang hal yang diragukan tersebut dan terkesan pemerintah main-main dengan RUU yang diajukan,” papar Dani.
Rep: Yogie Respati