Minggu, 06 Februari 2011

Striker Timnas Malaysia Safee Bergabung ke Persib

Striker Timnas Malaysia Safee Bergabung ke Persib

Padangnews.com-, JAKARTA - Pemain depan Timnas Malaysia, Safee Sali, akan segera bergabung dengan klub Liga Super Indonesia (LSI), Persib Bandung. Safee menyatakan dirinya akan meninggalkan Selangor FC pada akhir pekan ini. Sebelum bergabung dengan Persib, pemain berusia 27 tahun ini akan melaksanakan satu laga terakhirnya bersama Selangor FC di Kompetisi liga Malaysia, pada 12 Februari.


"Semuanya akan menjadi jelas saat Selangor FC memberi keterangan resmi soal masa depan saya, Senin nanti. Saya juga telah mendapat persetujuan dari keluarga terkait dengan langkah saya selanjutnya," kata Safee dikutip dari situs resmi aseanfootball.org, Ahad (6/2).

Safee tampil mengesankan di Piala AFF 2010 lalu dengan mencetak lima gol dan merebut gelar pencetak gol terbanyak di turnamen ini. Sementara ofisial klub Persib telah beberapa kali berkunjung ke markas Selangor FC.

Selangor FC akhirnya bersedia melepas Safee yang masih menyisakan kontrak hingga November 2011.
Safee sendiri dijadwalkan dapat memperkuat Persib pada putaran kedua kompetisi LSI pada 7 Maret nanti.

Persib Bandung sudah memiliki empat pemain asing. Mereka adalah penyerang Hilton Moreira (Brasil), Argentine Pablo Frances (Argentina), dan dua pemain Singapura yakni pemain tengah Shahril Ishak dan bek Baihakki Khaizan.


Red: Djibril Muhammad
Sumber: Antara

Pidato Cameron Picu Api Kebencian Terhadap Islam di Inggris


Pidato Cameron Picu Api Kebencian Terhadap Islam di Inggris
Perdana Menteri Inggris David Cameron

Padangnews.com-,LONDON - Aksi Kebencian merebak di jalanan kota Inggris. Polisi menggelar operasi besar-besaran untuk menghadang kelompok ekstrim-kanan yang turun ke jalan memprotes kehadiran Islam di Inggris.

Demonstrasi itu berlangsung hanya beberapa jam setelah Perdana Menteri David Cameron menyampaikan pidatonya di Muenchen. Dia menyatakan bahwa multikulturalisme telah gagal di Inggris. Cameron pun menyerukan bahwa tidak ada lagi toleransi terhadap Islam ekstrimis di Inggris.

Pidato Cameron mematik sentimen kebencian terhadap pemeluk Islam di Inggris. Ribuan pendukung Liga Pertahanan Inggris (EDL) turun bersama gerakan ekstrim kanan untuk melakukan aksi protes menentang Islam. Mereka menentang penyebaran hukum Syariah dan Islam militan di Inggris.

Kelompok ini berkumpul di Luton. Mereka berpotensi adu bentrok dengan kelompok penentang Cameron yang diorganisir oleh Uni Melawan Fasisme (UAF) dan komunitas Muslim kota. Karena itu, polisi menggelar operasi besar-besaran dengan menurunkan lebih dari seribu petugas di jalanan dengan biaya lebih dari 800 ribu poundsterling.

Polisi mengatakan bahwa 19 orang telah membutuhkan perawatan medis sepanjang hari. Enam belas di antaranya adalah anggota demonstran sayap kanan. Tiga dari 19 adalah petugas polisi yang mengalami luka ringan.

Delapan orang telah ditangkap. Sebagian besar memiliki senjata dan melakukan serangan ofensif.

Kota Hantu
Pusat Luton mirip kota hantu. Banyak toko dan pub memilih untuk menutup daripada mendapat risiko menjadi target pengunjuk rasa.

Sekitar 2.000 pendukung EDL datang dari beberapa sudut yang sangat luas di Eropa. Mereka berkumpul di St George Square untuk berorasi.

Pada saat yang sama sekitar 1.000 pendukung Bersatu Melawan Fasisme (UAF) berkumpul di Square Park terdekat untuk demonstrasi tandingan. Sekitar 150 anggota UAF membentuk blokade di pintu keluar stasiun kereta api Luton. Ini dalam upaya untuk menghentikan pendukung EDL memasuki wilayah yang telah ditentukan sebelum demonstrasi.

Komandan Divisi Luton, Mike Colbourne, mengatakan kondisi sejauh ini masih bisa terkendali. ''Pada tahap ini, operasi telah berjalan baik dengan minimum penangkapan dan luka-luka,'' katanya. "Operasi kepolisian telah dalam perencanaan selama berminggu-minggu dan profesionalisme petugas berjalan baik.''

Rusak kedamaian
Pidato Cameron telah merusak kedamaian yang selama ini terjaga di Luton. Richard Howitt, aktivis Partai Buruh MEP, mencap EDL sebagai preman rasis.

''EDL tidak lebih dari koalisi sampah masyarakat preman rasis dari Prancis, Jerman, Belanda, Belgia dan Inggris yang hari ini datang ke Luton,'' katanya. ''Atas nama rakyat Luton, kota ini tidak pernah bisa menjadi rumah bagi neo-fasis. Pesan ke EDL jelas: ini bukan rumah Anda, Anda tidak diterima di sini."

Kelvin Hopkins, anggota Partai Buruh MP untuk Luton Utara, berada di Taman Square guna menunjukkan dukungannya memprotes anti-rasis. Hopkins, yang telah tinggal di Luton selama lebih dari empat dekade, percaya Luton telah ditargetkan oleh EDL karena masyarakatnya yang beragam.

''Luton adalah kota yang ramah. Sebuah kota yang sangat ramah di mana kita semua mendapatkannya dengan baik bersama-sama. EDL benar-benar keluar dari tempat sini. Ini benar bahwa kita menunjukkan oposisi kami dan saya senang bersatu melawan Fasisme yang telah datang ke sini,'' tukasnya.

Red: Didi Purwadi
Sumber: Dailymail.co.uk

Kamis, 03 Februari 2011

Obama Telepon Mubarak: Transisi Segera


Padangnews.com-Presiden Barack Obama, Selasa (1/2/2011) waktu setempat, mengatakan kepada Presiden Mesir Hosni Mubarak bahwa transisi politik di Mesir harus dimulai sekarang. Obama mengisyaratkan, tawaran Mubarak untuk turun dari panggung kekuasaan setelah pemilu pada September mendatang boleh jadi tidak cukup. Namun, Obama tidak menasihati Mubarak untuk mengacuhkan permintaan para demonstran agar ia mundur segera.

Obama menelepon Mubarak selama 30 menit setelah Mubarak menyampaikan pidato yang menyatakan bahwa ia tidak akan mencalonkan diri lagi pada pemilu September mendatang. Obama menegaskan, bukan hak AS untuk memilih pemimpin Mesir. Namun, ia kembali memberi tekanan kepada Mubarak, sekutu AS selama 30 tahun.

"Hal yang jelas, dan apa yang saya indikasikan malam ini kepada Presiden Mubarak, adalah keyakinan saya bahwa peralihan harus tertib, damai, dan dimulai sekarang," kata Obama, beberapa menit setelah ia menelepon pemimpin Mesir itu. Obama juga memberikan imbauan kepada rakyat Mesir yang menanggapi dengan marah pernyataan Mubarak bahwa ia akan tetap pada jabatannya hingga September mendatang.

"Kepada masyarakat Mesir, khususnya orang-orang muda Mesir, saya ingin jelaskan, kami mendengar suara Anda. Saya memiliki keyakinan yang sangat kuat bahwa Anda akan memutuskan tujuan Anda sendiri," kata Obama dari Gedung Putih. "Dia (Mubarak) mengakui bahwa status quo tidak berkelanjutan dan bahwa perubahan harus terjadi," lanjut Obama dalam pidatonya yang ditujukan kepada beberapa penonton, termasuk Mubarak, pengunjuk rasa, tentara Mesir, dan publik Amerika.

Obama kemudian berbicara tentang militer Mesir. "Saya ingin memuji militer Mesir karena profesionalisme yang mereka tunjukkan dalam melindungi rakyat Mesir. Kami menyaksikan tank-tank ditutup dengan spanduk dan tentara serta demonstran berpelukan di jalan dan bergerak maju. Saya minta militer untuk meneruskan upayanya membantu menjamin bahwa perubahan sekarang ini dilakukan dengan damai."

Intervensi Obama itu, dalam pidato yang disiarkan langsung melalui televisi dari Gedung Putih, kemungkinan akan dilihat sejumlah pengamat sebagai upaya untuk meyakinkan Mubarak agar meninggalkan kekuasaan lebih cepat dari yang ia telah rencanakan selama ini.

Seorang pejabat AS yang tak mau disebutkan namanya mengungkapkan, Obama telah melakukan pembicaraan telepon secara "langsung dan terbuka" selama 30 menit dengan Mubarak, setelah pemimpin Mesir itu membuat konsesi dalam sebuah pidato yang langsung dianggap tidak cukup oleh para demonstran. "Sangat jelas betapa (Mubarak) mencintai negaranya, dan betapa sulitnya situasi ini bagi dia," kata pejabat itu menirukan Obama. "Presiden Obama juga menjelaskan kepadanya (Mubarak) bahwa transisi yang teratur tidak dapat ditunda. Itu harus dimulai sekarang," kata pejabat itu.

Pendekatan itu tampaknya menunjukkan bahwa Washington mungkin tidak puas dengan transisi kekuasaan baru setelah pemilu yang akan jatuh tempo tujuh bulan lagi.

Seorang pejabat lainnya menambahkan, "Pertanyaannya adalah (bukan) apakah dia turun sekarang atau nanti, melainkan pesan kami bahwa Anda (Mubarak) harus tahu apa yang rakyat Anda sedang sampaikan kepada Anda."

Obama bergerak di wilayah abu-abu selama beberapa hari, antara tuntutan untuk demokrasi dan mempertahankan seorang pemimpin yang telah memerintah secara otoriter selama 30 tahun, yang menjadi sekutu penting AS./kompas

Dua Jam Hanya Bahas Bibit-Chandra


Padangnews.com-Rapat Panitia Pengawas Kasus Bank Century dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menghabiskan waktu lebih dari dua jam hanya untuk mendiskusikan kehadiran pimpinan KPK Bibit S Rianto dan Chandra M Hamzah dalam rapat tersebut.

Setelah perdebatan panjang dan lobi yang digelar oleh perwakilan fraksi dalam Panitia Pengawas Kasus Bank Century, di Gedung DPR, Rabu (2/2/2011), Panwas akhirnya memutuskan melanjutkan rapat.

Namun, agenda rapat hanya mendengarkan paparan KPK dan BPK yang disampaikan Ketua KPK Busyro Muqoddas dan Ketua BPK Hadi Purnomo. Sesi pendalaman ditunda sampai hasil paripurna tentang sikap dewan terhadap Bibit dan Chandra diperoleh.

"Dari lobi, kita sepakat melanjutkan mendengarkan apa yang telah disiapkan KPK dan BPK, mempersilakan kepada Ketua KPK dan BPK untuk menyampaikan," ungkap pimpinan rapat Pramono Anung setelah lobi berlangsung.

Pimpinan KPK dan BPK belum mengucapkan sepatah kata pun ketika rapat dibuka dan langsung diwarnai perdebatan pro kontra mengenai Bibit-Chandra. Pramono sempat mengetuk palu menyatakan, Bibit-Chandra diperkenankan hadir tapi tak diizinkan bicara.

Busyro menyatakan keberatan. Ia berpendapat, pimpinan KPK bersifat kolektif kolegial. Oleh karena itu, hak Bibit dan Chandra sama besarnya dengan hak yang dimilikinya. "Kalau yang dikatakan hak bersuara cuma kami, tanpa Bibit dan Chandra, kami dengan resmi menyatakan keberatan," katanya.

Pramono lalu memberikan pilihan kepada anggota Panwas untuk melanjutkan rapat atau menundanya setelah hasil paripurna sebagai sikap DPR RI keluar. Gerindra meminta ditunda, PKB minta ditunda, PPP meminta dilanjutkan. Begitu pula PAN, PKS, PDI-P dan Golkar. Demokrat meminta dilanjutkan.

Untuk memfasilitasi perbedaan ini, maka dilakukan voting yang hasilnya memberikan kesempatan kepada KPK dan BPK untuk menyampaikan hasil temuan./kompas

Rabu, 02 Februari 2011

Internet di Mesir Mulai Menyala

Internet di Mesir Mulai Menyala

Rabu, 02 Februari 2011, 18:23 WIB
Smaller Reset Larger
AP
Internet di Mesir Mulai Menyala
Sukarelawan mengamankan jalannya demonstrasi di Alexandria, Mesir, Selasa (2/2).

Padangnews.com-,KAIRO-Pemerintah Mesir tampaknya berupaya memenangkan suasana pascapidato Presiden Mubarak yang menjanjikan transisi kekuasaan secara damai dan demokratis. Rabu, seiring dengan himbauan militer agar rakyat menghentikan demonstrasi, pemerintah kembali mengoperasikan layanan internet di Mesir yang sempat menghilang beberapa hari.

Tak hanya itu, seperti dilaporkan televisi lokal, pemerintah juga mengendorkan pemberlakukan jam malam dari semula pukul 3 sore hingga 8 pagi menjadi pukul 5 sore hingga 7 pagi.

Selasa malam, Mubarak menyampaikan pidato yang menegaskan dirinya tak akan mundur dan akan menghabiskan sisa masa kepresidenan untuk mengawal transisi kekuasaan. Ia juga mengatakan tak akan mencalonkan diri kembali menjadi presiden.

Senin malam lalu pemerintah menghentikan satu penyedia layanan internet terakhir yang masih beroperasi di Mesir. Tiga hari sebelumnya, sebagian besar layanan internet ditutup. Ini menyusul pemblokiran terhadap akses Twetter di Mesir.

Pada hari-hari pertama gelombang demonstrasi di mesir, jaringan sosial di Internet dimanfaatkan oleh kelompok oposisi untuk menggalang massa dan mengkampanyekan tuntutan Mubarak terhadap Mubarak. Dan hal ini terbukti ampuh.

Penyebutan Sultan Sebagai Gubernur Utama Tuai Sejumlah Kritik


Penyebutan Sultan Sebagai Gubernur Utama Tuai Sejumlah Kritik
Keraton Yogyakarta

Padangnews.com-, JAKARTA – Penyebutan Sultan dan Paku Alam sebagai gubernur utama dan wakil gubernur utama seperti yang diusulkan pemerintah dalam rancangan undang-undang keistimewaan (RUUK) menuai sejumlah kritik fraksi Komisi II DPR dan DPD.

Juru bicara Partai Kebangkitan Bangsa, Ida Fauziyah, mengatakan memperjelas posisi sultan sebagai gubernur utama patut diapresiasi sebagai usulan kreatif. “Tapi ini juga perlu dikaji lebih mendalam terkait konstruksi tata negara,” kata Ida dalam rapat pandangan fraksi Komisi II DPR terhadap RUUK DIY di Gedung DPR, Rabu (2/2) .

Sementara, jubir partai Golongan Karya, Nurokhmah Ahmad Hidayat, mengatakan penyebutan gubernur utama perlu dikaji lebih lanjut apakah sebutan itu merupakan formulasi terbaik bagi Yogyakarta. Di sisi lain, tambahnya, mengenai penggunaan kearifan lokal DIY pun perlu terus dilestarikan.

Pandangan berbeda disampaikan jubir PPP, Nu’man Abdul Hakim yang memaparkan bahwa gubernur utama atau gubernur yang dipilih DPRD belum mencerminkan keistimewaan DIY. Sementara, jubir Hanura, Akbar Faisal, mengatakan definisi gubernur utama terkesan dibuat-buat. “Tidak ada efektifitasnya dan terkesan dibuat-buat,” kata Akbar.

Satu-satunya dukungan penuh mengenai gubernur utama datang dari fraksi Partai Demokrat. Jubir Partai Demokrat, Djufri, mengatakan fraksinya menyetujui Sri Sultan dan Pakualam bertahta sebagai gubernur utama. “Fraksi partai Demokrat berharap RUUK dapat mengakomodasi DIY secara tegas dan jelas. RUUK DIY sudah tepat seperti di Inggris dan Jepang yang menerapkan monarki konstitusinal,” ujar Djufri.

Sementara, Ketua Komite I Dewan Perwakilan Daerah, Dani Anwar mengatakan pemerintah tampak masih ragu-ragu terhadap substansi RUU yang sudah diajukan ke DPR. Hal itu, tambahnya, terlihat bahwa dalam keterangannya pemerintah masih menyebutkan ‘Gubernur dan wakil gubernur utama atau sebutan lainnya yang lebih tepat’.

“Keraguan ini tidak boleh terjadi karena hanya akan menimbulkan persangkaan negative bahwa tidak ada keseriusan atau kajian mendalam tentang hal yang diragukan tersebut dan terkesan pemerintah main-main dengan RUU yang diajukan,” papar Dani.

Red: Siwi Tri Puji B
Rep: Yogie Respati

Mubarak: Saya tak Akan Mengungsi, Saya akan Meninggal di Mesir

AP
Mubarak: Saya tak Akan Mengungsi, Saya akan Meninggal di Mesir
Presiden Hosni Mubarak Berpidato di televisi

Padangnews.com-ID,KAIRO: Dalam pidato selama 10 menit di televisi, Selasa malam, Presiden Mubarak tampak muram namun nada suaranya tetap tegar. Selain menolak mundur, mantan Komandan Angakatan Udara ini menegaskan tak akan mengungsi ke luar negeri.

“Ini tanah airku… Saya hidup di negara ini, saya telah berjuang dan mempertahankan negara ini, kedaulatan negara ini dan kepentingan negara ini. Di tanah Mesir saya akan meninggal. Sejarah yang akan menilai saya dan kita semua,” katanya.

Mubarak menyinggung demonstrasi saat memulai pidatonya dengan mengatakan generasi muda punya hak untuk menggelar demonstrasi damai. Namun, nada suaranya berubah menjadi tuduhan dengan mengatakan para demonstran dimanfaatkan oleh orang-orang yang berupaya menjatuhkan pemerintah.

Mubarak mengatakan mesti tak terjadi gelombang demonstrasi, dirinya tetap tak akan mencalonkan diri lagi untuk masa jabatan keenam pada pemilu mendatang yang dijadwalkan September. Selama ini, para pejabat Mesir selalu mengindikasikan Mubarak akan mengejar periode keenam kepresidenannya pada pemilu mendatang.

Ia mengatakan di sisa masa jabatan yang tujuh bulan ini dirinya akan ‘memenuhi tuntutan rakyat’, yakni melakukan langkah-langkah bagi transisis kekuasaan secara damai. Pidato ini disampaikan Mubarak setelah menerima utusan khusus Presiden Obama, Frank Wisner.

Di Gedung Putih, setelah Mubarak berpidato, Obama mengatakan dirinya telah berbicara dengan Mubarak. Obama mengatakan kepada Mubarak dirinya mengatakan status quo tak bisa bertahan dan perubahan harus dilakukan. Obama mengatakan transisi kekuasaan harus dilakukan dengan damai, yang dimulai dari sekarang dan harus merangkul oposisi.

Selasa, 01 Februari 2011

Kesehatan Waspada! Cacingan Membuat Kecerdasan Anak Turun


Waspada! Cacingan Membuat Kecerdasan Anak Turun
Penularan penyakit cacingan

Padangnews.com-, JAKARTA-- Pakar Kesehatan Anak Universitas Indonesia, Saleha Sungkar, mengatakan, penyakit cacingan yang biasa ditemui di wilayah tropis termasuk Indonesia, ternyata mampu menurunkan kualitas kecerdasan otak jika tidak segera ditangani dengan serius.

"Ancaman penyakit cacingan pada generasi penerus perlu ditangani secara serius, konsisten dan berkesinambungan sebab cacingan menyebabkan anak kekurangan gizi, anemia dan kecerdasan mereka menurun," kata Saleha di Jakarta, Senin.

Menurut Saleha di wilayah tropis seperti Indonesia cacing usus yang sering ditemukan adalah cacing gelang (Ascaris Lumbricoides), cacing cambuk (Trichuris Trichiuria) serta cacing tambang (Necator Americanus dan Ancylostoma Duodenale).

"Cacing menyebabkan diare, menyerap gizi, vitamin, serta darah si anak dan dapat menimbulkan pendarahan usus sehingga anak akan mengalami hambatan perkembangan fisik dan kecerdasan," kata Saleha.

Oleh karena itu, menurut dia, pengendalian cacing merupakan strategi paling efektif untuk meningkatkan kualitas SDM di negara-negara berkembang seperti Indonesia dengan memulai meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penyakit tersebut.

Red: Stevy Maradona
Sumber: Antara

Mesir Bergolak, Pasokan Kebutuhan Warga Gaza Tarancam

Reuters
Mesir Bergolak, Pasokan Kebutuhan Warga Gaza Tarancam
Warga Gaza mengantre bahan bakar minyak

Padangnews,com-, GAZA CITY - Rakyat Gaza turut mengalami dampat memburuknya kondisi dalam negeri Mesir. Israel sekarang menghabiskan sembilan persen dari produk domestik bruto pada pertahanan, Shueftan kata - dibandingkan dengan 23 persen pada 1970-an, ketika keadaan perang dengan Mesir masih ada.

Sejak Jumat, mereka tak lagi menerima pasokan bahan kebutuhan pokok yang selama ini dibawa para penyelundup dari Mesir ke perbatasan Gaza. Aparat Israel juga disebar di sepanjang perbatasan negeri itu.

Penyeberangan antara Gaza dan Mesir, yang sebagian dibuka kembali beberapa bulan yang lalu sebagai bagian dari sedikit meredanya blokade itu, kembali ditutup Ahad oleh Mesir sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Penyelundup mengatakan arus barang dari Mesir, termasuk bahan bakar murah, telah terganggu dalam beberapa hari terakhir. Warga Gaza telah mulai penimbunan bahan bakar, dan kebutuhan vital lainnya.

Namun warga Gaza mengikuti setiap perkembangan di Mesir. Mereka percaya segala perubahan dalam pemerintah akan berdampak positif karena pembatasan yang selama ini dipaksakan ditutup oleh Presiden Hosni Mubarak akan terbuka.

"Setiap hari Gaza menunggu untuk perubahan di Mesir, karena Mesir adalah paru-paru bagi kami," kata seorang pejabat Hamas Ahad. Dia berbicara dengan syarat anonim karena perintahnya mengimbau pejabat untuk tak berkomentar soal Mesir.

"Setiap perubahan (di Mesir) akan tercermin di Gaza," katanya.

Di kamp pengungsi Bureij Gaza, Khaled Nasser optimis. "Jika Anda melihat awan di langit Mesir, hujan diharapkan turun di Gaza. Kabar baik akan datang," katanya, mengibaratkan.

Red: Siwi Tri Puji B
Sumber: Al jazeera TV, Reuters

Harga Minyak Hampir 100 Dolar Gara-gara Krisis Mesir

Padangnews.com-LONDON--Harga minyak dunia naik mendekati 100 dolar Amerika Serikat per barel pada Senin di tengah kekhawatiran bahwa kekerasan kerusuhan di Mesir bisa mengganggu aliran minyak melalui Terusan Suez dalam perjalanannya ke Barat, kata analis. Namun pasar segera berbalik arah karena kepala OPEC mengatakan kartel siap berdiri untuk meningkatkan produksi minyak jika krisis Mesir menghambat pasokan.

Minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Maret mencapai 99,97 dolar per barel di perdagangan Asia -- tingkat tertinggi selama 28 bulan. Minyak mentah terakhir mencapai 100 dolar pada Oktober 2008. Di perdagangan Londonk emudian, Brent ditarik kembali menjadi berdiri di 98,95 dolar, turun 47 sen dibandingkan dengan penutupan pada Jumat.

Kontrak utama New York, minyak mentah light sweet untuk Maret, merosot empat sen menjadi 89,30 dolar per barel. Dorongan singkat menuju 100 dolar mencerminkan "berlanjutnya ketegangan di Mesir dan kemungkinan bahwa akan ada kendala (pasokan) melalui Terusan Suez," kata Ben Westmore, ekonom energi dan mineral untuk National Australia Bank.

Tom Bentz dari BNP Paribas mengatakan bahwa sekitar satu juta barel minyak setiap hari lewat melalui Terusan Suez, rute transit utama untuk pengiriman dari kawasan Teluk Persia.
"Ada beberapa kegelisahan mengenai persediaan yang dapat mempengaruhi Eropa lebih daripada AS," kata dia.

Grup pelayaran dan minyak Denmark, AP Moeller-Maersk mengatakan pihaknya menangguhkan kegiatan di Mesir, di tengah meningktanya kekhawatiran selama kerusuhan menggoyang negara itu, tetapi mengatakan kapalnya akan terus berlayar melalui Terusan Suez. Wakil kepala Badan Energi Internasional, Richard Jones, memperingatkan bahwa kerusuhan politik di Afrika Utara dan Timur Tengah adalah "kunci" ketidakpastian yang menggantung di pasar minyak.

Sekjen OPEC Abdalla Salem El-Badri memperingatkan bahwa "mungkin ada kekurangan nyata" minyak mentah melewati Suez. "Jika kita melihat kekurangan yang nyata, kita perlu bertindak," katanya kepada wartawan di sela-sela konferensi minyak di London.

Namun, El-Badri menekankan bahwa "pasokan pasar baik" dengan persediaan kuat dan "permintaan kurang dari tahun lalu" pada saat ini. Kepala OPEC menambahkan bahwa ia melihat tidak perlu untuk pertemuan produksi darurat menjelang pertemuan yang dijadwalkan berikutnya di Wina pada Juni.

Organisasi Negara Pengekspor Minyak memompa sekitar 40 persen dari minyak mentah di dunia, dengan sebagian besar berasal dari anggota Arab Saudi. "Ketakutan lebih besar adalah bahwa kekacauan (Mesir) dapat menyebar ke negara Timur Tengah yang lain, termasuk bahkan Arab Saudi. Jika itu terjadi, maka semua taruhan pada harga minyak adalah terhenti," kata Sharon Zollner, seorang ekonom senior di Bank ANZ.

Red: Krisman Purwoko
Sumber: antara/afp