Rabu, 14 Juli 2010

Ponsel Qwerty Tiga Telunjuk

Padangnews.com-Saat ini siklus hidup ponsel qwerty merek lokal buatan Tiongkok hanya sekitar dua bulan. Lewat periode tersebut, sebuah ponsel qwerty akan dianggap uzur. Hal itu terjadi karena vendor ponsel merek lokal buatan Tiongkok mencapai puluhan. Setiap vendor mengguyur pasar dengan produk baru.

Di sisi lain, perkembangan fitur dan teknologi ponsel qwerty tidak secepat itu. Strategi yang kemudian diterapkan sebagian vendor adalah bermain dengan tampilan fisik. Misalnya, menghadirkan ponsel qwerty berdimensi fisik mungil seperti CSL Blueberry L900.

Lebar L900 setara dengan tiga kali lebar jari telunjuk penulis. Sedangkan panjangnya hampir sama dengan jari tengah penulis. Ponsel dual on GSM-GSM tanpa layar sentuh itu dibekali dengan trackpad yang lebih responsif daripada trackpad Taxco VX6. Tetapi, kalau diadu dengan trackpad BlackBerry Gemini, apalagi Onyx, ia kalah telak.

Ukuran qwerty keypad L900 sebenarnya masih cukup nyaman. Sayang, tombolnya terasa agak keras kala ditekan. Sebuah konektor mini USB terdapat di bawah bodi. Ia berfungsi sebagai konektor charger, kabel data, sekaligus handsfree.

Bluetooth, kamera VGA, buku telepon 1.000 nama multiple entry, dan perekam suara adalah spesifikasi lain L900. Tersedia pula alarm pengingat jadwal salat, blacklist 20 nomor, kalkulator, dan konverter kurs.

Bila hendak mendengarkan siaran radio FM, pengguna L900 harus memasangkan handsfree berkabel yang disertakan dalam paket penjualan. Kalau mau, siaran yang sedang dinikmati dapat direkam.

Memori internal ponsel yang dijual sekitar Rp 599 ribu itu hanya 123 KB. Dengan demikian, supaya bisa menikmati fitur kamera, perekam video, dan pemutar multimedia secara optimal, pengguna idealnya menambahkan kartu microSD.

Di menu utama, terlihat ikon Facebook, eBuddy, Yahoo, dan Twitter. Seluruhnya hanya shortcut untuk mengakses situs masing-masing layanan, bukan membuka aplikasi tambahan. Sebab, L900 memang tidak mendukung aplikasi Java.

Nada dering telepon nomor GSM pertama dapat dibedakan dengan nomor GSM kedua. Dua-duanya bisa memanfaatkan file MP3. Untuk nada SMS, pengguna hanya dapat memilih lima nada standar yang tersedia atau sekalian sunyi.

Kalau dicermati, nyaris semua fitur L900 ditampilkan dua kali dalam daftar menu. Contohnya, kamera disajikan di menu utama dan di dalam menu multimedia.

Sementara itu, games tampil sebagai menu tersendiri di layar utama plus bakal ditemukan pula di dalam menu CSL Fun Club. Penggandaan itu mungkin sengaja dilakukan agar ikon di menu utama lebih banyak. Dengan begitu, tercipta kesan bahwa L900 adalah ponsel yang komplet dan canggih. (Herry S.W./c8/tia)

Jumat, 09 Juli 2010

Hii.. Trembesi Istana Ada 'Penunggunya'?

RUMGAPRES/ ABROR RIZKI
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sempat melontarkan canda saat Wakil Presiden Boediono menanam pohon trembesi di halaman tengah Istana Presiden, Kamis (8/7/2010). Sesaat setelah penanaman ini, acara dilanjutkan dengan pemotongan dahan trembesi tua, tapi batal karena mesin potong yang kerap mati saat akan digunakan.

Padangnews.com Bahwa pohon-pohon tremebesi (Albizia saman) di kompleks Istana Presiden Jakarta sudah berusia sangat tua, semua orang sudah mahfum. Tapi berapa persisnya usia pohon itu, mungkin tak banyak yang tahu. Konon, usia pohon itu sudah hampir dua ratus tahun! Ya, pohon itu diperkirakan ditanam pada 1825.

Sebagai pohon perindang, trembesi memang sangat anggun. Batangnya besar dengan cabang dan ranting-ranting yang melebar sampai belasan meter. Daunnya memang mudah rontok di musim kemarau, tetapi dalam waktu singkat akan bersemi lagi. Buahnya hanya kecil-kecil dan relatif ringan, sehingga kalau menjatuhi orang, anak-anak, kaca kendaraan atau genteng tidak menyebabkan kerusakan berat.

Akan tetapi, yang namanya makhluk hidup, tentu saja ada batas usianya. Ada kelemahannya jika usianya makin tua.

Setidaknya itulah yang diperhatikan oleh Presiden Suilo Bambang Yudhoyono. Dahan dan rantingnya yang panjang-panjang itu makin lama makin lemah tak kuat menahan beban ranting dan daun-daunnya. Makin lama, dahan yang tadinya kokoh lurus mendatar atau mendongak ke atas itu makin merunduk hingga nyaris menyentuh tanah.

Presiden pun lantas menyiapkan sejumlah pohon trembesi pengganti untuk meneduhi kompleks Istana. Hari ini (Kamis, 8/7/2010), Presiden didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono serta Wakil Presiden Boediono menanam tiga batang pohon trembesi muda. Usianya baru lima tahun.

Sejalan dengan itu, dahan-dahan dan ranting trembesi tua yang yang menjuntai hingga menyentuh tanah akan dipangkas. Tapi apa yang terjadi? Saat semua menteri peserta sidang kabinet paripurna, puluhan wartawan, dan staf Istana menantikan pemangkasan dahan sesuai perintah Presiden, terjadilah peristiwa yang agak mengherankan, dan mungkin berbau klenik.

Apa itu? Ternyata, mesin gergaji pemotong atau chain saw yang dioperasikan oleh staf Rumah Tangga Kepresidenan berkali-kali mati. Presiden pun akhirnya memerintahkan agar pemotongan dahan trembesi itu dibatalkan. "Sudah, sudah. Nanti saja, mungkin ada yang 'menjaga'," ujar Presiden sambil terkekeh.

Maka, pemotongan itu pun akhirnya dihentikan. Dahan-dahan trembesi yang kian lebat dan merunduk itu pun tak jadi dipotong, dan tetap menghiasi pekarangan Istana bersama tiga trembesi muda yang ditanam di tiga sudut Istana.(kompas.com)

Saldi Isra Nilai Wacana Mendagri Keliru

Padangnews.com-Pakar hukum tata negara Universitas Andalas (Unand) Padang, Saldi Isra menilai gagasan untuk memindahkan penanganan sengketa hasil Pemilukada ke Pengadilan Tinggi atau ke Mahkamah Agung adalah wacana keliru. Menurut Saldi Isra pemindahan penanganan sengketa itu justru berpotensi jadi lahan korupsi baru.

"Gagasan Mendagri itu sangat keliru karena perkaranya bersifat prioritas yang sangat rawan dengan praktek korupsi," kata Saldi di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Kamis (8/7/2010).

Ditambahkan, jika wacana tersebut dibiarkan bergulir dan pada akhirnya penanganan perkara Pemilukada dipindahkan ke Pengadilan Tinggi ataupun ke MA, maka dapat dipastikan warga akan menyaksikan berbagai keputusan sengketa Pemilukada yang aneh dan tidak mencerminkan keadilan.

Terkait dengan alasan Mendagri pentingnya memindahkan penanganan sengketa hasil Pemilukada atas pertimbangan efisiensi dan menekan cost Pemilukada, bagi Saldi Isra argumentasi tersebut belum sebanding dengan traumatik masyarakat disaat berurusan dengan pengadilan. “Justru kita membawa ke MK karena trauma dengan pengadilan. Dulu pengadilan banyak yang memutus aneh-aneh, karena itu lalu ada upaya ke MK,” ungkapnya.

Saldi juga melihat usulan itu merupakan kemunduran dalam sistem peradilan atau penegakan hukum di Indonesia. "Kalau dibawa ke Jakarta, jelas akan mengurangi ketegangan di daerah sekaligus proses penyelesaian perkara bisa ditangani secara objektif karena tidak adanya tekanan dari pihak manapun," imbuhnya.

Upaya Sertipikat Tanah Ulayat Tidak Mudah

Padangnews.com-Wakil Bupati Padangpariaman Drs H Ali Mukhni menyatakan, upaya mensertipikatkan tanah di Kabupaten Padangpariaman tidak mudah. Pasalnya, di Kabupaten Padangpariaman banyak tanah ulayat milik kaum atau suku.

"Oleh karena itu, persoalan pertanahan tak pernah reda dari pemberitaan media massa, baik karena pengaduan masyarakat maupun melalui gugatan ke pengadilan," ungkap Wakil Bupati Padangpariaman Drs H Ali Mukhni di ruang kerjanya, Kamis (8/7/2010).

Apalagi katanya, dengan bertambahnya penduduk, perkembangan pembangunan, dan semakin meluasnya akses berbagai pihak untuk memperoleh tanah sebagai modal dasar dalam berbagai kepentingan. Oleh karena itu, Pemkab Padangpariaman setiap saat berusaha agar persoalan tidak membawa konflik.

"Artinya, pemkab Padangpariaman akan melakukan antipasi agar masalah pertanahan tidak menimbulkan dampak sosial, ekonomi, politik dan keamanan di daerah. Dalam kerangka inilah kebijakan pertanahan dalam menangani sengketa, konflik, dan perkara pertanahan dilakukan secara sistematis dan terpadu," ujarnya.

Seperti katanya, mengelompokkan permasalahan menurut tipologinya dan kemudian dilakukan pengkajian untuk mencari akar masalahnya. Dengan demikian, diharapkan sengketa pertanahan di daerah akan menjadi berkurang sehingga tercipta kondisi kondusif yang pada akhirnya dapat mendukung pembangunan daerah di segala aspek.

50 Persen Depot Air Minum, Airnya tak Layak Dikonsumsi


Hasil Survei Disperindag terhadap 20 Depot

Padangnews.com-Dari 20 depot air minum di Padang yang diperiksa oleh tim dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Padang, Kamis (8/7/2010) ternyata 10 diantaranya bermasalah saat pemeriksaan labor. Ternyata 10 depot tersebut tidak lulus uji labor alias airnya tidak layak untuk dikonsumsi. Namun, dari survai ini Disperindag mengatakan bahwa ini tidak sepenuhnya salah pihak pengusaha air minum ini. Juga diakibatkan laboratorium yang enggan melakukan pemeriksaan.

“Dari survei lapangan yang kita lakukan, memang banyak depot-depot yang tidak memenuhi standar kelayakan airnya. Yaitu sekitar 10 depot air minum dari 20 depot yang kita survei, "jelas Septemberius Kabid Perlindungan Konsumen dan Pemasaran Disperindag.

Namun atas penemuan ini pihak pengusaha air minum tidak bisa disalahkan penuh sebut, Septemberius. "Pasalnya dari pengakuan pengusaha bukan mereka yang enggan untuk memeriksakan kelayakan air di depot mereka. Namun, pihak balai laboratorium kesehatan yang tidak mempunyai kesempatan untuk memeriksa air di depot ini dengan alasan mereka kekurangan pegawai untuk turun kelapangan mengambil sampel, "katanya.

Menurut Septemberius penyebab tidak layaknya air dari depot yang ada ini kemungkinan karena alat penyaringan mereka tidak layak. “Untuk itu pihak pengusaha diminta untuk memperbaiki alat tersebut, sampai menghasilkan air yang betul-betul layak dan kita akan terus memantau ini. Jika pada survei selanjutnya depot-depot yang sudah dapat peringatan ini masih belum layak airnya, maka kita akan langsung memberikan stiker merah. Biasanya untuk pemberian stiker merah ini Disperindag akan bekerja sama dengan Dinkes Kota Padang, “paparnya

“Demikian juga dengan masalah pihak laboratorium yang enggan untuk melakukan pemeriksaan terhadap depot-depot, kita juga kan konfirmasikan ini pada Dinkes, ”tambahnya.

Dari data Disperindag, jumlah depot air minum yang ada di kota Padang adalah 334 depot. Semua depot ini akan di periksa oleh tim Disperindag. (*

Minggu, 04 Juli 2010

PKB dan Demokrat tak tertarik Rekrut Partai Gurem

PKB dan Demokrat tak tertarik dengan upaya merangkul partai-partai gurem. sebab bagi mereka yang penting adalah konsoldasi ke dalam. bukan malah encari partai-parati gurem. hal ini diungkapkan oleh Anas sewaktu menghadiri 100 tahun Muhammadiyah. sedangkan bagi PKB, konsolidasi ke dalam lebih utama, karena saat ini PKBsedang melakukan islah. nah, jika istlah ini tercapai sesuai harapan kedua kubu PKB, maka PKB akan solid danmampu meraih dukungan yang signifikan.(ary)

Argentina di bantai Tim Panser Jerman

Argentina harus mengakui keunggulan tim Panser Jerman. dibantai 0-4 tanpa balas.
Jerman bermain apik, sedangkan Argentina tidak bermain mengesankan sehingga tak mampu menjebol gawang Tim Jerman.

rekening gendut Polri

Padang News.com- rekening gendut Polri/ oknum polri menurut ICW dipasok dari daerah. hal ini menurut ICw akibat ulah oknum Polri di daerah yang melalukan konkalingkong dengan kausu di aderahmereka, seperti permainan dengan orang-rang yang tersandung kasus-kasus basah. dengan memanfaatkan berbagai kasus yang ada di aderah mereka mengruk keuntungan pribadi.
di sisi lain, proses perekrutan pejabat POlri di daerah tidak menggunakan standar yang baik, siapa yag dekat dengan penajabt Pusat/mabes POLRi dialah yang akan merasakan fasilitas dan jabatan empuk..

Muhammadiyah Tidak akan meninggalkan PAN

Amien Rasi menyatakan Muhammadiyah tidak akan pernah meninggalkan PAn. sebabsecara historis PAn lahir dari rahim Muhammmadiyah. maka tidaklah mungkin Muhammadiyah akan lari dari pan sperti larinya Parmusi dari PPP.
di sisi lain Amin menyatakan bahwa Muhammadiyah hendaknya tidak di obok-obok leh PAn. karena secara historis Muhammadiyah lebih berpengalaman lebih lama dari PAn di negeri ini.

Sabtu, 03 Juli 2010

KPU dan Panwas Bukittiggi didemo

KPU dan Panwas Bukitttinggi akan di demo. permasalahannya adalah tentang hasil pemilu yang tidak meuaskan, dan diduga ada kecurangan dalam pilkada tersebut. Sri Evawani mengatakan ada kemungkinan demo dengan hasil pemilu 2010 tersebut. kemungkinan demo dipicu oleh jumlah suara dan banyaknya pemilioh yang tidak menggunakan haknya. yang golput sekitar 34, 2 perseon atau sekitar 21.906 orang. jumlahyang tidak sedikit. ada apa dengan KPU yang tidak mampu mengajak para pemilih untuk datang ke bilik suara?